SEMARANG, Joglo Jateng – Memasuki masa libur sekolah, banyak keluarga memanfaatkan waktu luang dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata edukatif. Salah satu yang menjadi daya tarik masyarakat adalah pameran satwa Pesona Gembira Loka yang digelar di Atrium The Park Semarang.
Area pusat perbelanjaan tersebut disulap menjadi mini zoo yang menghadirkan ratusan satwa dari Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta. Pengunjung tidak hanya dapat melihat berbagai jenis hewan dari dekat, tetapi juga mengikuti aktivitas edukatif yang mengenalkan pentingnya pelestarian satwa.
Salah seorang pengunjung, Rara, mengaku sengaja datang bersama suami dan anaknya yang berusia tiga tahun setelah mengetahui informasi pameran melalui media sosial. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi alternatif wisata keluarga yang menarik selama liburan sekolah.
Anaknya tampak antusias saat melihat beragam jenis satwa, mulai dari burung eksotis, reptil, mamalia kecil, hingga ular piton yang dipamerkan. Suasana atrium pun dipenuhi anak-anak yang berkeliling dari satu kandang ke kandang lainnya sambil mengenali satwa yang mereka lihat.
“Anaknya suka hewan-hewan. Jadi mengenalkan hewan-hewan apa saja yang ada di Indonesia, tahu perawatannya, makanannya apa. Buat pengetahuan saja supaya anak lebih mencintai hewan-hewan,” ujarnya saat ditemui, Minggu (14/6/2026).
Direktur Utama Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta, KMT A. Tirtodiprojo, mengatakan kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan libur sekolah sekaligus peringatan ulang tahun ke-73 Gembira Loka Zoo. Sebanyak 350 ekor satwa dari 52 jenis dibawa ke Semarang untuk mendekatkan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Menurutnya, konsep menghadirkan satwa ke pusat perbelanjaan dipilih agar masyarakat, khususnya anak-anak, dapat lebih mudah mengenal dunia konservasi. Selain melihat satwa secara langsung, pengunjung juga diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian dan kesejahteraan hewan.
“Tujuan kita mengenalkan kebun binatang sebagai tempat edukasi. Anak-anak bisa belajar mencintai dan melestarikan satwa sejak kecil melalui pengalaman yang interaktif,” katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menilai kegiatan tersebut menjadi alternatif wisata yang menarik selama masa liburan sekolah.
“Selain memberikan hiburan bagi keluarga, konsep yang memadukan edukasi, konservasi, dan rekreasi dinilai mampu menambah pilihan destinasi wisata sekaligus mendongkrak kunjungan wisata di Kota Semarang,” terangnya. (hfh/gih/rds)










