REMBANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinkutkan) menggelar sosialisasi gemar makan ikan (Gemarikan) di Kawasan Wisata taman Sarinah, Desa Karangsari, Kecamatan Sulang, Kamis (2/6). Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab dalam menekan kasus stunting.
Kepala Dinlutkan Sofyan Cholid mengatakan, kegiatan tersebut merupakan intervensi sensitif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan sebagai ajang kampanye untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.
“Ikan sangat relevan untuk mendukung program perbaikan gizi masyarakat dan penanganan stunting. Kandungan gizi ikan ini terutama Omega 3 ikan itu penting sekali di 1000 hari pertama kehidupan. Di situ benar- benar terjadi pembentukan otak, nah omega 3 ini bisa membantu dalam pembentukan otak dan ada membantu pertumbuhan,” terangnya.
Pemilihan lokasi sosialisasi Gemarikan di Karangsari dikarenakan, lokasi desa yang dekat dengan embung dan jauh dari laut. Pihaknya menyebutkan, potensi budi daya ikan air tawar juga memiliki kandungan gizi yang sama dengan ikan laut.
“Sedangkan pemilihan lokasi kegiatan dipusatkan di resto Taman Sarinah supaya di setiap lokasi destinasi wisata menyediakan menu olahan ikan. Sehingga, angka konsumsi ikan juga bisa naik,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Rembang Hasiroh Hafidz yang sekaligus menjadi Ketua Forum Peningkatan Angka Konsumsi Ikan mengatakan, ibu-ibu berperan memiliki peran penting sebagai penyaji makanan di rumah. Untuk itu, harapannya ibu-ibu dapat menyediakan menu wajib berbahan ikan dalam setiap makanan di keluarga masing-masing.
“Camilan berbahan ikan juga banyak saat ini. Seperti rengginang teri, bakso ikan, dan lainnya. Banyak orang luar sekarang pesan makanan berbahan ikan di Rembang, pesanan mau lebaran juga membludak kemarin. Jadi silakan, kita ikut mengonsumsi juga, supaya tidak menjadi stunting,” pungkasnya. (hms/abd)










