Pemkot Semarang Bakal Gagas Semarang Fashion Week

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana menggagas Semarang Fashion Week. Hal ini bertujuan untuk mendongkrak perkembangan produk busana lokal di Kota Semarang.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu menyampaikan, agenda itu rencananya akan digelar dalam waktu dekat. Dirinya mengaku, pihaknya tidak mau kalah dengan Kota lain seperti Jakarta, Bandung, dan Jogja.

“Nanti akan diadakan Semarang fashion week yang memamerkan karya anak bangsa Kota Semarang. Sebenarnya ini cita-cita dari dulu, jika Jogja, Bandung, Jakarta sudah. Kenapa kita enggak?” ujarnya Rabu (20/7).

Mbak Ita, sapaan akrabnya mengatakan, rencana itu sudah disampaikan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat berkunjung di Kota Semarang pada Sabtu (16/07/22) lalu. Ia menjelaskan, sejak Semarang ditetapkan sebagai kota fashion pada 2015 lalu, pihaknya terus mendukung pengembangan busana lokal, seperti batik dan kebaya.

Di samping itu, menurutnya, di kita ini terdapat organisasi yang fokus dan eksis. Yakni seperti jehadiran Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI), Ikatan Pengusaha Muda Indonesia (IPMI), serta Indonesia Fashion Chamber (IFC) di kota ini menjadi potensi yang cukup besar.

“Kalau dari jumlah perancang, pengrajin, dan sebagainya itu mencukupi. Cuma nanti tinggal syaratnya. Karena biasanya fashion week itu kan berintegrasi dari luar,” lanjutnya.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya tengah mencari para pengrajin busana di kotanya yang sudah pernah melakukan transaksi atau ekspor ke luar negeri. “Syaratnya memang harus ada buyer dari luar negeri. Ini masih kita cari (pengrajin busana) untuk kami tindaklanjuti dengan Kemenparekraf terkait rencana itu,” katanya.

Disisi lain, gagasan Semarang Fashion Week tersebut mendapatkan dukungan dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Semarang. Kepala BBVPV Kota Semarang Heru Wibowo mengatakan, pihaknya siap menyukseskan rencana tersebut. Ia menilai Semarang Fashion Week juga dapat memberdayakan pengrajin produk busana lokal.

“Kami pasti support siap berkolaborasi. Mohon nanti dibentuk organisasi kepanitiaan dan koordinasikan. Supaya dari sisi mananya kami bisa bantu,” jelasnya.(luk/ziz)