SEMARANG, Joglo Jateng – Panti Sosial Tresna Werdha Bethany Bala Keselamatan berhasil memanfaatkan lahan seluas 300 meter persegi di halaman belakang sebagai perkebunan sayur. Kini pekarangan belakang panti yang terletak di Desa Bugangan Kecamatan Semarang Timur ini sudah dipenuhi berbagai sayuran. Ada kangkung, cabai, tomat, sawi, bayam merah, timun, terong, pepaya, dan lainnya.
Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu mengapresiasi upaya yang telah panti lakukan dalam memanfaatkan lahan kosong itu. Mbak Ita, sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang turut memanen sayuran bersama pengelola panti. Adapun sayuran yang dipanen antara lain tomat, sawi, mentimun, dan terong.
Selain bisa dimanfaatkan untuk penghuni panti, ia menyarankan bahwa hasil panen tersebut juga bisa dijual untuk warga Bugangan. “Sayuran ini sebenarnya tidak hanya dimanfaatkan untuk Panti Werdha Bala Keselamatan saja. Ini bisa menjadi multiplayer ekonomi yang bisa dimaksimalkan warga sekitar biar ga perlu beli jauh-jauh ke pasar,” katanya, saat berkunjung belum lama ini.
Lebih jauh, Mbak Ita mendorong masyarakat di Kota Semarang untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan di sekitar rumah masing-masing menjadi lahan hijau yang ditanami sayur dan buah-buahan. Menurutnya, lahan sekecil apa pun bisa dimanfaatkan. Pemanfaatan lahan hijau di Kota Semarang juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Pemanfaatan lahan hijau juga bisa membantu dalam hal ketahanan pangan di Kota Semarang. Hasilnya sayuran bisa memberikan pemenuhan gizi keluarga dan bisa membantu mengurangi stunting,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Panti Sosial Tresna Werdha Bethany Bala Keselamatan Pendeta Elisabeth Eni Nuryani menceritakan, pada Mei lalu panti hanya menanam sayuran untuk dikonsumsi penghuni yang tinggal. Namun akhir-akhir ini pihaknya sering melibatkan masyarakat sekitar dalam pemanfaatan lahan tersebut. Ia senang atas kehadiran Pemkot Semarang dalam panen sayur. Terlebih Mbak Ita sendiri rencananya juga akan memberikan bantuan berupa bibit sayuran sukun.
“Dulunya tanah ini tidak dimanfaatkan, terus kami kelola. Dan hari ini, Bu Wakil Wali Kota datang untuk melihat hasil tanaman kami. Kami sangat senang semoga di sini banyak tanaman yang bisa dimanfaatkan bersama,” ungkapnya. (luk/gih)










