Toko-toko modern seringkali diisi hanya produk-produk besar berskala nasional. UMKM lokal sering tak dapat tempat di dalamnya. Upaya yang dilakukan Pemkab Kudus, membuat produk Wulandari berhasil mejeng di toko modern.
SIAPA sangka, camilan yang dibuat oleh salah satu pelaku UMKM asal Kota Kretek dari bahan godhong atau daun kersen ini banyak digemari oleh masyarakat. Bahkan, saat ini camilan buatan Wulandari ini telah merambah ke toko modern.
Meskipun terbilang baru sejak Agustus 2021 lalu, camilan unik ini terpilih dalam ajang kurasi yang diselenggarakan oleh Pemkab Kudus menggandeng salah satu toko modern. Setelah melalui tahap seleksi, hanya delapan UMKM yang terpilih.
“Sebelumnya ada kurasi yang dilakukan oleh pihak toko modern di Pendopo Kudus. Ada sebanyak 75 peserta yang mengikuti. Dan ada delapan pelaku UMKM termasuk saya yang lolos masuk Indomaret,” ucapnya, Minggu (9/10).
Adapun produk buatannya, Sashie Stik Godhong Kersen sendiri bisa didapatkan di 55 toko modern yang tersebar di Kudus. Masing-masing ia isi maksimal 12 pcs per toko, yakni varian original dan pedas.
Wulandari juga megaku, dengan masuknya camilan buatannya di toko modern, penjualannya semakin meningkat. Banyak teman-temannya yang membeli, lantaran bisa mendapatkannya dengan mudah.
“Penjualannya bagus, teman-teman pada beli karena deket dari rumah, ada yang mengirim chat ke saya ketika sudah beli. Harapannya dengan kerja sama di Indomaret ini, produk saya semakin laris dan disukai masyarakat,” ucapnya. (sam/gih)










