PATI, Joglo Jateng – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, permintaan kue Lebaran Pati mengalami peningkatan yang sangat tajam di pasaran. Tradisi saling berkirim hantaran dan menyajikan penganan manis untuk tamu menjadi ladang rezeki melimpah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.
Berkah panen pesanan tahunan ini turut dirasakan langsung oleh Sri Antini, pemilik usaha kuliner An’s Cake Dessert Drinks di Kabupaten Pati. Menjelang momen Lebaran, ia mengaku kebanjiran pesanan kue Lebaran dari para pelanggan setianya.
Sri menerima pesanan beragam jenis penganan, mulai dari kue kering, kue basah, hingga kue bergaya jadul (zaman dahulu). Beberapa menu andalannya meliputi bolen pisang cokelat, pisang keju, durian, ayam, sapi lada hitam, prol tape, hingga stik keju.
“Durian ini yang paling banyak digemari para pecinta bolen. Banyak yang membeli untuk hantaran. Kemudian bagi yang suka kue jadul, ada prol tape yang juga sering dijadikan hantaran untuk kolega maupun tetangga,” katanya.
Dibatasi Cuma 10 Dus Sehari
Pada bulan Ramadan tahun ini, Antini mengaku pesanan yang masuk di dapurnya sudah sangat membeludak. Namun, ia terpaksa membatasi kapasitas produksi hanya 10 dus setiap harinya karena harus pintar membagi waktu dengan rutinitas pekerjaan lainnya.
“Penjualannya lumayan. Karena waktu terbatas, saya hanya bisa mengerjakannya sore hari. Jadi seadanya, tapi pelanggan rela menunggu,” ujarnya.

Menurutnya, para pelanggan tetap setia menanti daftar antrean karena cita rasa kue buatannya dinilai berbeda dan lebih istimewa dari produk pasaran. Antini selalu konsisten menggunakan komposisi bahan-bahan berkelas premium dalam setiap proses pembuatannya.
“Misalnya menggunakan mentega, olesan madu, dan garam Himalaya, sehingga rasanya lebih creamy,” imbuhnya.
Banderol Harga Ramah Kantong
Meski menggunakan bahan baku premium, harga jual yang ditawarkan rupanya masih cukup bervariasi dan ramah di kantong masyarakat. Bolen durian dan varian bolen sapi lada hitam dibanderol seharga Rp 60 ribu per dus.
Sementara untuk varian bolen ayam, bolen pisang cokelat, dan bolen pisang keju dijual seharga Rp 50 ribu per dus. Khusus untuk menu penganan prol tape, pelanggan bisa membelinya dengan harga Rp 45 ribu saja. (lut/iza/rds)










