Pemprov Jateng Gelontorkan Rp 120 Miliar untuk MAJT Magelang

Kepala DPU BMCK Jateng, Hanung Triyono. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan Rp 120 miliar untuk pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Magelang yang rencananya rampung pada Sepember 2023. MAJT tersebut memiliki konsep kembali ke alam (back to nature).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jateng Hanung Triyono mengatakan, bangunan yang akan berdiri di tanah seluas 4,9 hektar itu nantinya dibuat sebagai ikon terbaru Jateng. Serta sebagai pelengkap destinasi wisata Borobudur.

“Sudah berproses, nanti kita akan mengeluarkan surat penyedia barang sampai tanggal 5 Desember. Untuk kontraknya sudah kita mulai awal Desember,” katanya saat dihubungi, belum lama ini.

Hanung menambahkan, model bangunan dari MAJT Magelang tersebut akan dibuat sederhana dan tidak mencolok. Selain untuk beribadah, MAJT Magelang nantinya akan menjadi pusat kajian Islam di wilayah tersebut.

“MAJT Magelang ini tidak sama dengan MAJT yang ada di Semarang, karena masjid ini hanya untuk melengkapi wilayah Borobudur, jadi bangunannya tidak boleh mencolok. Sehingga nanti kita konsepnya sederhana, dibuat suasana pedesaan dengan banyak pepohonan di sekitarnya, jadi seperti kembali alam (back to nature),” tambahnya.

Lebih lanjut, ketika disinggung mengenai tanah bakal MAJT Magelang yang merupakan pemukiman warga, pihaknya mengaku permasalah tersebut sudah selesai. Pemprov Jateng berharap dengan bertambahnya wisata religi di Magelang ini akan meningkatkan UMKM masyarakat sekitar.

“Untuk pembebasan tanah, sudah clear semua, masalah warga sudah selesai. Kita Desember mulai dan rencananya pembangunan MAJT akan selesai pada September 2023,” tutupnya. (luk/gih)