BATANG, Joglo Jateng – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang melakukan sosialisasi penggunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara digital sekaligus aktivasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Batang, Kabupaten Batang, Selasa (7/2).
“Tujuannya ke depan KTP digital sebagai pengganti KTP fisik, karena di undang-undang mempunyai fungsi yang sama,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Batang Cahyo Wiyanto.
Di MAN Batang, ada 275 pelajar yang sudah mempunyai KTP fisik. Mereka semua kemudian melakukan aktivasi KTP digital secara serentak.
“Aktivasi KTP digital melalui petugas kami yang sudah diberikan akses langsung kepada Kemendagri, jadi langsung terhubung ke database pusat. Nantinya, ada proses pencocokan antara data yang diberikan kepada pemohon dengan data yang ada di database,” tegasnya.
Jika terjadi perbedaan data dari pemohon dengan database yang ada, maka akan ditolak secara otomatis oleh sistem. “Melihat data saat ini, sudah ada 3.460 penduduk yang sudah aktivasi KTP digital. Targetnya pada 2023 kami harus mengaktivasi KTP digital sebanyak 151.000 penduduk. Karena dari pusat menargetkan harus 25 persen dari penduduk wilayah,” terangnya.
Pihaknya menyasar pelajar karena kebanyakan mereka sudah memakai gawai android yang mendukung proses aktivitas KTP digital. “Proses aktivitasnya sendiri minimal harus menggunakan gawai android yang sudah versi delapan. Di bawah itu tidak bisa,” ungkapnya.
Sebelumnya, Disdukcapil Batang juga sudah menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar dalam rangka mempersiapkan diri untuk Pemilu 2024. KTP digital ini dalam pemilu nanti bisa digunakan sebagai pengganti KTP fisik jika hilang.
“Sosialisasi ini rencananya akan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Batang yang syarat harus sudah berumur 17 tahun ke atas. Sudah menikah atau belum tidak masalah,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu siswa MAN Batang Shopiatun Nazhilah menilai, aktivasi KTP digital mudah dengan dibantu oleh petugas Disdukcapil Batang. “Prosesnya meng-input sendiri dengan membutuhkan NIK dan foto, setelah itu baru aktivasi KTP digital. Ternyata caranya mudah dan gampang,” ujar dia. (hms/abd)










