BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan wisatawan pada Maret 2023. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar Upacara Melasti dan Nyadran Makam Sewu.
Sub koordinator kelompok Subtansi Promosi Kepariwisataan Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan, bulan ini Dispar mengadakan berbagai kegiatan untuk menunjang peningkatan wisatawan di Bantul. Hal ini sebagai bentuk promosi wisata, sebelum adanya Ramadan.
“Untuk bulan Maret sendiri kita mengadakan berbagai kegiatan event, seperti pasar malam, peringatan hari kedaulatan negara, Indonesia Green Forestry Environment, Nyadran Makam Sewu, dan Upacara Melasti di Parangkusumo,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.
Kegiatan itu sebagai salah satu pendongkrak pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bantul. Hal ini karena pada tanggal 20-26 Februari, ada sekitar 43.122 wisatawan yang datang mengunjungi objek wisata Kabupaten Bantul. Dengan PAD yang diterima sebesar Rp 416 juta.
Sementara itu, untuk akhir pekan pada 24-26 Februari wisatawan yang berkunjung di objek wisata Bantul ada 30.862 wisatawan. Dengan menyumbang PAD di Kabupaten Bantul sebesar Rp 297 juta. “Jumlah ini turun 33 persen dibandingkan akhir pekan lalu, dikarenakan ada libur dobel di akhir pekan sebelumnya,” terangnya.
Ada pula kegiatan lainnya seperti Festival Kuliner di bulan Juni, dilanjut Festival Symphony Gumuk Pasir di bulan Juli. Setelahnya, Festival Bregodo dan Keroncong Pesisiran di bulan Agustus, serta ada Festival Lampion di bulan Oktober.
“Dengan adanya agenda pariwisata yang akan digelar tahun ini, diharapkan bisa menambah kunjungan wisatawan ke Bantul. Sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah yang ditarget mencapai Rp 50,5 miliar,” imbuhnya. (cr4/abd)










