Kudus  

Dewan Kecewa, Penanganan Jalan Rusak di Kudus Lambat

Ketua Komisi C DPRD Kudus Rochim Sutopo. (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus kecewa dengan kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kudus. Kekecewaan ini diungkapkan lantaran lambatnya kinerja dalam memperbaiki jalan rusak akibat banjir dan hujan.

Ketua Komisi C DPRD Kudus Rochim Sutopo mengatakan, kinerja Dinas PUPR dalam mengatasi hal ini sangat lambat. Sehingga, dampaknya merugikan masyarakat banyak atau pengguna jalan yang tengah melintas.

“Karena hujan sudah reda, harusnya bisa segera dilaksanakan perbaikan. Saya melihat kinerja dari PUPR ini sangat lambat, sehingga merugikan masyarakat. Banyak pengguna jalan jadi korban kecelakaan akibat jalan rusak,” ucapnya.

Menurut Rochim, pihaknya juga terus mengingatkan kepada pihak terkait untuk tanggap dalam mengatasi jalan rusak. Sehingga, ada monitoring ketika ditemukan kerusakan bisa segera diperbaiki.

“Kami terus mengingatkan supaya PUPR tanggap. Jadi ada semacam monitoring ketika ada komplain harus segera ditangani, jangan sampai menunggu seperti ini. Sehingga PUPR kurang profesional dalam hal ini,” tandasnya.

Sementara itu, pada saat rapat komisi terhadap OPD menurutnya kepala dinas PUPR juga tidak hadir. Hanya kepala bidang yang menjelaskan untuk segera dikerjakan menggunakan anggaran pemeliharaan.

“Kami kecewa, pada saat rapat komisi juga kepala dinasnya tidak hadir. Sehingga, dalam hal ini masyarakat sangat dirugikan sekali dengan PUPR,” tuturnya.

Disinggung soal anggaran, dalam perbaikan menurutnya bisa menggunakan anggaran pemeliharaan 2023. Dengan demikian, mampu memperbaiki atau melakukan pemeliharaan jalan yang rusak.

“Anggaran bisa menggunakan anggaran pemeliharaan, kalau engga salah ada sekitar Rp 15 miliar di 2023 ini. Saya harap kinerjanya bisa tanggap dan proaktif, karena ini kepentingan masyarakat umum,” pungkasnya. (sam/fat)