BANYUMAS, Joglo Jateng – SMA se-Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Pameran Produk P5 dan Buku di Gedung Gurinda Sarwa Mandala Dinas Pendidikan Banyumas, belum lama ini. Pameran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Patikraja yang juga Koordinator Lapangan Pameran Nastiti Rahayu, stan SMA Kabupaten Banyumas merupakan gabungan dari 38 sekolah di Kabupaten Banyumas. Terdiri dari 14 sekolah negeri dan 24 sekolah swasta.
Produk pameran P5 dan buku merupakan karya dari guru pembimbing dan siswa siswi. Terdapat tujuh tema stan yang diusung dalam kegiatan tersebut, yaitu kearifan lokal, gaya hidup berkelanjutan, kewirausahaan, rekayasa teknologi, bangun jiwa raga, berkebinekaan global, dan suara demokrasi.
Guru pembimbing SMAN 1 Patikraja Eka Yulianti mengatakan, pihaknya menggunakan kearifan lokal untuk membuat eco printing dengan bahan-bahan yang ada di sekitar, seperti daun marenggo, daun pepaya jepang dan lain-lain. Cara pembuatannya menggunakan teknik pounding.
“Teknik ini dilakukan dengan cara memukulkan daun atau bunga pada permukaan kain atau bisa disebut mencetak motif daun pada kain. Hal ini bertujuan agar zat tanin langsung transfer ke kain. Setelah proses pounding, dilakukan proses fiksasi atau mengunci warna agar tidak mudah pudar. Dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan tawas atau menggunakan tunjung,” ujarnya.
Selain itu, juga ada produk lukisan. Tema yang diusung adalah keindahan dengan menggunakan aliran naturalis.
“Lukisan yang dipamerkan terdiri dari lukisan cat minyak, lukisan kerang, lukisan kaca, dan lukisan kulit jagung. Lukisan mozaik kaca dikerjakan selama kurang lebih selama satu minggu. Lukisan ini berasal dari limbah kaca berbagai warna dan berbagai ukuran. Hal ini bertujuan agar komposisi lukisan pas sehingga akan menambah kesan keindahan,” ujar Guru Seni Rupa SMAN 1 Patikraja, Riyanti. (cr9/abd)










