Jepara  

Persiapan Wahana Tata Nugraha, Dishub Jepara Tempel Stiker di Angkot

PASANG: Nampak sejumlah petugas Dishub Jepara menempelkan stiker di Pasar Ratu Jepara jelang penilaian untuk Wahana Tata Nugraha, Selasa (5/9/23). (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Menyongsong penilaian untuk Wahana Tata Nugraha, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara mulai gencar melakukan persiapkan. Salah satunya dengan menempel stiker di badan angkutan kota.

Persiapan ini, ditunjukkan oleh Petugas Dishub di Pasar Ratu Jepara. Berdasarkan pantauan Joglo Jateng, mereka menempelkan stiker bertuliskan ‘Jepara – Mulyoharjo – Bandengan PP’ di kaca depan transportasi umum.

Selamat Idulfitri 2024

Terpampang juga di kanan dan kiri stiker, terdapat logo Dishub dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara. Penempelan stiker di September ini karena pendaftaran kompetisi berakhir di 24 September 2023.

Baca juga:  Pj Bupati Jepara: Pesta Lomban Momen Merawat Sejarah

Kepala Dishub Jepara, Ony Sulistijawan melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan, Adjib Ghufron menyampaikan, pihaknya bakal memperbaiki beberapa pokok penilaian Wahana Tata Nugraha. Termasuk salah satunya stiker Angkutan Kota.

“Sebentar lagi akan ada penilaian Dishub Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia terkait Wahana Tata Nugraha. Sehingga, Dishub Jepara perlu mempersiapkannya,” papar Adjib kepada Joglo Jateng, Selasa (5/9/23).

Terkait angkutan kota, berdasarkan Data Kendaraan Angkutan Pariwisata Kabupaten Jepara 2022, tersisa sekitar 50 kendaraan dengan empat trayek yang dilayani. Baik angkutan kota maupun angkutan desa, bakal diberikan stiker.

Baca juga:  Cerdaskan Kehidupan Bangsa, Aliansi Pemuda Jepara Bentuk Forum Milenial

Selanjutnya, penghargaan WTN ini bertujuan untuk membangun dan mewujudkan budaya keamanan dan keselamatan penyelenggaraan transportasi perkotaan. Serta untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan kinerja operasional sistem transportasi perkotaan.

Selain itu, penghargaan WTN diberikan untuk meningkatkan penyelenggaraan transportasi di kawasan perkotaan yang handal, berkelanjutan dan menjamin kesamaan hak pengguna jalan. Selain itu juga untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam disiplin berlalu-lintas sehingga dapat menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas.

“Sejak berlangsungnya kegiatan pemberian Penghargaan WTN, Dinas/instansi terkait pembinaan jalan telah menunjukkan peningkatan kinerja penyelenggaraan dan kinerja operasional penyelenggaraan transportasi di setiap Provinsi, Kabupaten dan Kota,” pungkasnya. (cr2/fat)