Dishub Sleman Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru

MENGATUR: Petugas dari Dishub Sleman saat menertibkan pendara sepeda motor di Pakem Sleman, belum lama ini. (ISTIMEWA/ JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman memastikan akan mendirikan posko dan menyiapkan sejumlah skema lalu lintas untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Sejumlah rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif dibuat sebagai antisipasi kemacetan arus lalu lintas utamanya di objek wisata saat Nataru.

Kepala Dishub Sleman Arip Pramana mengungkapkan, meski demikian pihaknya masih akan menyurvei kembali titik-titik mana saja yang menjadi jalur alternatif nantinya. “Jalur alternatif akan kami survei lagi. Ini untuk memastikan kesiapannya. Kami juga akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Kami juga akan bergabung dalam posko bersama dengan pihak kepolisian di sejumlah titik nantinya saat libur Nataru,” terangnya, Kamis (7/12).

Lebih lanjut Arip menengarai, jalur alternatif yang kemungkinan disurvei dan bisa digunakan saat libur Nataru adalah Tempel-Pakem-Prambanan untuk akses di perbatasan DIY. Selanjutnya ada jalur Klangon-Tempel, Gito-Gati, Besi-Jangkang, jalan Jombor-Balangan, dan jalan Prambanan-Piyungan.

Menurutnya, pihaknya telah memproyeksikan kemungkinan terjadi potensi kemacetan yang terjadi di sejumlah objek wisata unggulan di Sleman. Diantaranya kawasan Kaliurang dan Tebing Breksi.

Sehingga, untuk mengatasi kemungkinan penumpukan transportasi, di dua objek wisata itu rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi dan situasional. Sementara untuk posko pengamanan, Arip mengungkapkan petugas Disub akan bergabung dengan petugas dari TNI atau Polri di sejumlah posko seperti Prambanan, Jombor, Denggung dan Tempel.

Pasalnya, Dishub juga akan melakukan pemantauan area traffic control system (ATCS) sebagai ruang kendali traffic light yang menjadi kewenangan Kabupaten Sleman. Selain itu, pihaknya juga akan ikut memantau sebanyak 15 CCTV saat ini dikelola oleh Diskomifo Sleman.

“Untuk masyarakat yang ingin melihat kondisi lalu lintas juga bisa mengakses CCTV yang dikelola Diskominfo Sleman,” imbuhnya. (bam/all)