Sukseskan Sub PIN Polio, Dinkes Kota Semarang Lakukan Pendekatan

CEGAH VIRUS: Petugas kesehatan meneteskan vaksin polio kepada seorang anak saat pelaksanaan Sub PIN Polio di Puskesmas Tambakrejo, Semarang, belum lama ini. (ANTARA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Demi menyukseskan Sub PIN Polio 100 persen untuk mewujudkan generasi emas bebas polio atau lumpuh layu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang melakukan pendekatan persuasif pada masyarakat. Hal ini menjadi tantangan yang harus dialami dengan bekerja sama dengan lintas sektoral, termasuk tokoh masyarakat.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam menyebut, Sub PIN Polio bisa didapatkan di 38 puskesmas Kota Semarang. Termasuk di posyandu, SD/MI sederajat, dan di TK/PAUD. Hakam menjelaskan setiap anak akan mendapatkan 2 tetes vaksin polio jenis nOPV2 (Novel Oral Polio Vaccine Type 2) dan diberikan tanpa memandang status imunisasi anak sebelumnya.

Baca juga:  Semua Permohonan PHPU Pileg di Jateng Ditolak

“Artinya anak yang sudah pernah mendapatkan imunisasi polio sebelumnya tetap wajib mengikuti Sub PIN polio saat ini. Dikarenakan vaksin polio imunisasi rutin yang sudah pernah diberikan sebelumnya untuk pencegahan virus polio tipe 1 dan 3. Sedangkan Sub PIN Polio saat ini menggunakan Jenis vaksin nOPV2 untuk pencegahan polio akibat virus polio tipe 2 seperti jenis virus polio yang ditemukan di Klaten dan Pamekasan Madura,” jelasnya, belum lama ini.

Di samping itu, pihaknya juga melakukan penguatan edukasi dengan menggerakkan promotor kesehatan di setiap puskesmas. Hal itu dilakukan supaya dapat meyakinkan masyarakat terhadap pentingnya imunisasi Sub PIN Polio ini.

Baca juga:  Sekda Jateng: Harkitnas Momentum Peningkatan Teknologi Informasi

“Harapannya tidak ada lagi kasus Polio di Indonesia terutama di Kota Semarang. Agar generasi emas dan berkualitas dapat diwujudkan,” harapnya.

Untuk diketahui, setelah ditemukan kasus Polio di Klaten dan Madura, Kementerian Kesehatan atau Kemenkes menetapkan KLB (Kejadian Luar Biasa) Polio di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Imbas dari penetapan KLB tersebut, Kemenkes melakukan respon cepat melalui imunisasi Sub PIN Polio serentak kepada dua wilayah tersebut dan Kabupaten Sleman mulai Senin (15/1/2024) lalu.

Pelaksanaan Sub PIN Polio di Kota Semarang pertama kali dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di Kawasan Graha Padma Semarang Barat. Mbak Ita menyampaikan bahwa sasaran penerima imunisasi sub PIN Polio di Kota Semarang adalah sejumlah 202.956 anak berusia 0-7 Tahun.

Baca juga:  UPGRIS Gelar Pembekalan dan Job Fair, Siapkan Alumni Berkarir Mandiri dan Berinovasi

“Sub PIN Polio serentak akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama pada tanggal 15 – 21 Januari 2024 dan tahap kedua tanggal 19 – 25 Februari 2024. Kami sampaikan Kota Semarang siap mensukseskan Sub PIN Polio untuk memutus rantai penularan penyakit polio dan meningkatkan kekebalan anak terhadap polio secara cepat dan merata di Kota Semarang,” tandasnya. (int/adf)