Minuman Mango Thai Pertahankan Eksistensi Disaat Hadapi Kelangkaan

LAYANI: pedagang Mango Thai sedang menyiapkan orderan di event Dandangan, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Ragam minuman kekinian dan hits saat ini tengah berjamur di acara Dandangan. Berbagai macam minuman dengan berbagai rasa dapat dijumpai di sepanjang jalan. Seperti Thai Tea, coffee, jus, soda, sparkling water yang diolah menjadi banyak varian dan masih banyak minuman segar lainnya.

Mango Thai salah satu yang menarik perhatian. Mango Thai merupakan sajian minuman segar, yang terbuat dari mangga, yang mana sesuai dengan namanya. Meskipun, tidak sedang musim mangga. Pedagang milik Pandu ini pertahankan eksistensi.

Selamat Idulfitri 2024

Pemilik Mbah Mango Thai, Pandu menjelaskan, minuman ini dibuat dengan cara mangga segar yang diblender hingga halus dan di tambahkan whipped cream serta diatasnya di taburan keju parut dan potongan mangga yang mempercantik tampilannya. Dia berniat untuk mempertahankan berjualan mangga dengan impor mangga diluar pulau.

Baca juga:  Geplak, Jajanan Jadul yang Masih Dipertahankan

“Saya mempersiapkan ini beberapa bulan yang lalu sebelum adanya Dandangan. Impor mangga saya dapatkan diberbagai daerah di luar pulau bahkan luar negeri. Seperti di Sulawesi, Makassar dan Thailand. Kemudian, saya manfaatkan relasi untuk mencari mangga di saat tidak musim seperti saat ini,” terangnya.

Beberapa jenis mangga yang dia dapatkan diantaranya jenis mangga harum manis, mangga brazil, mangga buni raja, dan mangga golek. Untuk itu, karena dia hanya menjual mangga, dia mengupayakan ketersediaan stok tercukupi.

“Pendapatan lumayan, per hari ini dirata-rata menghabiskan 5 kwintal mangga. Dengan harga mangga perkilo Rp 40.000 – Rp 50.000,” ungkapnya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  Segarnya Berbuka dengan Es Dawet Durian Pelangi

Imbuh dia, kreatifitas minuman mangga ini berasal dari Jogja. Selain itu, dia memanfaatkan event-event seperti ini untuk mengenalkan produknya. Sementara saat ini belum mempunyai outlet tetap. Tetapi, dia mempunyai rencana mengarah kesana.

“Kita jualan di mana saja, mau event kecil sampai terbesar di seluruh Indonesia. Tempat tetap belum ada. Suatu saat kita mau buka tempat. Untuk saat ini mau mengenalkan produk dulu,” bebernya. (cr3/fat)