Jelang Lebaran, Perbaikan PJU Dimasifkan

BERBENAH: Petugas Dishub Kabupaten Sleman melaksanakan pemeliharaan rutin LPJU di wilayahnya, beberapa waktu lalu. (ADIT BAMBANG SETYAWAN/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat terus mengontrol dan melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di wilayah kerjanya. Hal itu dilakukan juga untuk menjamin kenyamanan pengendara jelang Hari Raya Idulfitri 1445 H. Setidaknya, akan ada sekitar 20 titik LPJU yang diperbaiki setiap harinya.

Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana mengatakan, pihaknya mulai mengintensifkan program perbaikan LJPU yang rusak. Hal itu dilakukan karena sudah banyak laporan maupun hasil identifikasi lapangan, berkaitan dengan kerusakan lampu penerangan di Bumi Sembada.

Selamat Idulfitri 2024

“Upaya perbaikan akan terus kami lakukan. Setiap hari ada 20 titik yang diperbaiki atau masing-masing tim memperbaiki kerusakan di lima titik. Dalam kesempatan ini, empat tim pemeliharaan LPJU akan kami turunkan di lapangan. Tiga tim bekerja mulai dari pagi hingga sore, sedangkan satu tim beroperasi mulai dari sore hingga malam,” katanya, Selasa (26/3/24).

Baca juga:  Dispar Bantul Targetkan Kunjungan Wisatawan Capai 250 Ribu Orang

Ia tak memungkiri, pada musim penghujan ini banyak lampu penerangan yang rusak. Kerusakan berupa kabel putus karena tertimpa pohon tumbang ataupun, kerusakan karena korsleting.

“Kerusakan ini harus segera kita perbaiki dengan cepat. Hal itu supaya lampu penerangan jalan dapat berfungsi dengan baik. Lebih-lebih sudah mendekati datangnya Idulfitri, jalan akan banyak dimanfaatkan oleh orang lain,” ungkapnya.

Pasalnya, program pemeliharaan LPJU yang rusak akan dioptimalkan hingga H-7 Lebaran. Harapannya, dalam kurun waktu tersebut, kendala berkaitan dengan keluhan yang berkaitan dengan lampu penerangan bisa diselesaikan.

Baca juga:  DLH Sleman Siagakan Petugas Kebersihan selama Cuti Idulfitri

“Mulai saat ini akan terus kami upayakan perbaikannya. Beberapa aduan yang berasal dari medsos juga sudah kami tangani semua,” akunya.

Dengan adanya perbaikan itu, diharapkan program penerangan jalan bisa memadai, sehingga tidak ada lagi lampu yang mati, dan dapat membantu pemudik. Selain itu, juga sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan maupun tindak pidana kejahatan.

Salah seorang warga di Cangkringan, Suyono menuturkan, saat melintas di jalan alternatif Sleman-Magelang melihat proses perbaikan lampu penerangan yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Perhubungan Sleman. Menurut dia, upaya tersebut untuk memastikan agar penerangan dapat berfungsi dengan normal.

Baca juga:  Promosikan Potensi Wisata di Kancah Internasional

“Mudah-mudahan yang rusak bisa berfungsi setelah diperbaiki. Harapannya proses perbaikan juga dapat dilakukan secara berkala. Selain itu dinas terkait juga melakukan pemantauan secara rutin tanpa menunggu aduan,” tandasnya. (bam/abd)