Liburan Lebaran Padat, Volume Kendaraan di Yogyakarta Melonjak 23%!

LINTAS: Transportasi tradisional Andong saat melintas di kawasan Malioboro belum lama ini. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja– Selama libur lebaran, Kota Yogyakarta menjadi salah satu tujuan yang kerap dikunjungi, sehingga di beberapa ruas jalan mengalami kepadatan. Hal itu mengakibatkan terjadinya peningkatan kendaraan sebanyak 23 persen di kawasan Malioboro.

Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Harry Purwanto mengatakan, selama libur lebaran, terjadi peningkatan volume kendaraan di Kota Yogyakarta sebanyak 23 persen. Kepadatan tersebut masih berada di sekitar kawasan Malioboro.

“Selama arus mudik hingga balik ini, kami terus melakukan penghitungan jumlah kendaraan yang masuk. Hasilnya, terjadi peningkatan volume kendaraan di Kota Yogyakarta hingga 23 persen,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Dishub Kota Yogyakarta, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Yogyakarta selama libur lebaran kurang lebih 200.000 kendaraan per hari. Angka tersebut melebihi prediksi sebelumnya yakni 150.000 kendaraan per hari. “Untuk mereduksi agar tidak terlalu padat kita bekerja sama dengan pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas,” tambahnya.

Meski begitu, arus lalu lintas di Kota Yogyakarta mulai berangsur menurun sejak Senin (15/4) lalu. Di mana arus lalu lintas diprediksi akan kembali normal pada Senin (22/4) mendatang.

“Memang masih ada sebagian belum kembali normal seperti biasa. Seperti kegiatan belajar mengajar di sekolah yang sebagian akan mulai aktif pada (22/4), sehingga dimungkinkan wisatawan masih ada yang menambah masa liburnya,” tegasnya.

Saat ditanya tentang parkir liar dan parkir dengan tarif tidak wajar, Harry mengungkapkan selama libur lebaran tahun ini aduan dari masyarakat terkait kasus tersebut mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Sampai pada H+5 kemarin aduan dari masyarakat yang masuk belum ada. Kami sangat bersyukur kasus ini mengalami penurunan dibandingkan dengan lebaran tahun kemarin,” pungkasnya. (riz/abd)