28 Armada BRT Trans Semarang Kelebihan Emisi, Dishub Beri Ultimatum Perbaikan!

AKTIVITAS: Plt Kepala Dinas Perhubungan Danang Kurniawan saat melakukan pemeriksaan pada salah satu armada BRT Semarang di Jalan Pemuda, Kota Semarang, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menginspeksi 40 armada BRT Trans Semarang di Jalan Pemuda, untuk mengukur dan mengevaluasi tingkat emisi polutan dari kendaraan tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam inspeksi yang dilakukan pihak Dishub bersama Satlantas Polrestabes Semarang menemukan, dari 40 bus yang diuji, 28 di antaranya ditemukan melebihi ambang batas emisi yang telah ditetapkan. Sehingga, pihaknya memberikan surat perintah perbaikan bagi pengelola armada tersebut.

“Kami memberikan surat perintah perbaikan kepada operator armada yang melebihi ambang batas emisi. Mereka diberikan waktu untuk segera melakukan perbaikan agar tidak mencemari lingkungan,” jelas Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan saat dikonfirmasi Joglo Jateng, belum lama ini.

Baca juga:  Waspada Penyelenggara Lomba Abal-abal! Disdik Semarang Imbau Orang Tua Teliti Rekomendasi dan Legalitas

Ia mengukapkan, nantinya, 28 armada itu akan segera menjalani perbaikan menyeluruh setelah teridentifikasi melebihi ambang batas emisi. Inspeksi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk mengendalikan dampak lingkungan dari emisi gas buang kendaraan.

Namun, kata Danang, jika pada pemeriksaan kedua atau ketiga, armada yang sama masih ditemukan melebihi ambang batas emisi maka akan dikenai bukti pelanggaran atau tilang. Selain tilang, Dishub Kota Semarang juga akan memberikan sanksi kepada operator BRT Trans Semarang yang emisinya masih melebihi ambang batas.

“Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk mendukung keberlanjutan lingkungan sesuai Undang-undang Lalu Lintas dan Undang-undang Lingkungan Hidup. Sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang BRT Trans Semarang,” ungkapnya.

Baca juga:  Pertahankan Lahan Pertanian di Bantul Bisa dapat Insentif PBB 70%

Selain uji emisi, kata dia, rangkaian pemeriksaan lain yang dilakukan di antaranya pengecekan kondisi rem, setir, ban, klakson, wiper, bodi, dan kelayakan jalan armada secara keseluruhan. Pihaknya memastikan, bahwa armada yang beroperasi adalah armada yang layak jalan dan tidak membahayakan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan transportasi publik yang aman dan berkualitas,” paparnya

Tidak hanya berfokus pada armada BRT Trans Semarang, Dishub Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes juga merencanakan melakukan inspeksi serupa di wilayah lain. Seperti Jalan Siliwangi dan Jalan Arteri yang melibatkan truk dan bus. (int/adf)