Kudus  

Dinas PMD Kudus Monitoring Kendaraan Dinas Kades

PERIKSA: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kudus Famny Dwi Arfana mengecek dan memonitoring kendaraan dinas yang diberikan kepada kepala desa pada 2023, Rabu (16/10/24). (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus menyelesaikan rangkaian monitoring kendaraan dinas yang diberikan kepada kepala desa pada 2023. Kegiatan ini berakhir di Kecamatan Dawe. Dimana tim melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan dinas yang telah diserahkan.

Kepala Dinas PMD, Famny Dwi Arfana menjelaskan, kendaraan dinas yang digunakan oleh para kepala desa masih dalam status pinjam pakai. Kendaraan ini tercatat dalam inventaris Pemkab Kudus.

“Saat ini dipinjamkan kepada kepala desa. Setelah dua tahun, kendaraan tersebut akan dihibahkan kepada desa,” ujarnya kepada Joglo Jateng, Rabu (16/10/24).

Dalam pemeriksaan tersebut, Famny mengungkapkan hasil yang memuaskan. Yang mana, dari 18 desa yang di tinjau di Dawe, kebanyakan kendaraan terawat dengan baik.

“Harapan kami adalah para kepala desa dapat merawat kendaraan dinas layaknya milik pribadi. Termasuk membayar pajak dan melakukan perawatan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Lebih lanjut, monitoring ini bukan hanya bertujuan untuk mengecek kondisi fisik kendaraan. Tetapi juga untuk menegaskan tanggung jawab desa dalam pemeliharaan fasilitas yang ada.

“Setiap desa bertanggung jawab atas pemeliharaan kendaraan dinas dan fasilitas balai desa,” lanjutnya.

Dengan hasil yang memuaskan ini, dia berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan dan dukungan kepada desa-desa di Kudus. Agar semua kendaraan dinas dapat berfungsi optimal dan mendukung program-program pembangunan di tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Desa Dukuh Waringin, Aris menanggapi positif kegiatan monitoring ini. Menurutnya, kegiatan ini bermanfaat untuk memantau dan mengevaluasi penggunaan kendaraan dinas, termasuk memahami fungsinya.

“Pembinaan yang diberikan kepada para kepala desa di Kecamatan Dawe sangat baik, dan membantu kami dalam menjaga aset daerah,” tukasnya.

Menurutnya, monitoring kendaraan dinas di Dawe ini merupakan langkah konkret Dinas PMD dalam memastikan kendaraan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh kepala desa. “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab para kepala desa dalam merawat aset daerah, sehingga dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (adm/fat)