Kudus  

Secuil Makna Takbiran di MI NU Pendidikan Islam Kudus

SIAP: Siswa MI NU Pendidikan Islam Kudus bersiap mengikuti takbir keliling yang diadakan oleh madrasah, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG).

KUDUS, Joglo Jateng – Sebagai wujud rasa syukur atas datangnya hari kemenangan, MI NU Pendidikan Islam Kudus menyelenggarakan kegiatan takbiran pada malam 30 Maret 2025.

Momen menyambut Idulfitri 1446 H ini bukan hanya sebatas perayaan seremonial semata.

Namun menjadi sarana mempererat jalinan silaturahmi antar warga madrasah.

Pengasuh MI NU Pendidikan Islam Kudus, Supriyanto menyampaikan, pihaknya dapat menyebarkan semangat dan nilai-nilai syiar Islam kepada masyarakat luas melalui kegiatan tersebut.

“Tradisi tahunan ini telah menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di lingkungan madrasah. Dengan kegiatan takbiran keliling, peserta didik tidak hanya diajak merayakan hari besar Islam. Melainkan dilatih untuk menumbuhkan semangat kebersamaan,” ungkapnya, belum lama ini.

Kepala MI NU Pendidikan Islam Kudus, Naila Failasufa menyebutkan, kegiatan ini juga dapat memperkuat keimanan.

Serta memahami pentingnya menjaga hubungan sosial yang harmonis.

“Antusiasme peserta tampak begitu tinggi. Sebanyak 500 orang yang terdiri dari siswa-siswi serta wali murid turut meramaikan acara tersebut. Mereka berbaur dalam kebahagiaan dan semangat keagamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hal ini menunjukkan kekompakan serta partisipasi aktif seluruh elemen madrasah dalam kegiatan tersebut.

Dengan menggunakan 13 unit kendaraan, yang terdiri mobil hias dan sepeda motor.

Rombongan takbir keliling menyusuri jalan-jalan sekitar lingkungan madrasah.

“Iring-iringan tersebut berlangsung tertib dan meriah. Berkat kerja sama dengan Babinsa serta Babinkamtibmas setempat, yang turut mengatur lalu lintas dan memastikan kelancaran kegiatan di lapangan,” imbuhnya.

Melalui pelaksanaan takbiran ini, MI NU Pendidikan Islam berharap tradisi tersebut dapat terus dilestarikan dari tahun ke tahun.