Ia berharap, anak-anak sebagai generasi penerus biaa tumbuh dengan pemahaman yang benar tentang hukum dan rasa percaya terhadap polisi. Menurutnya, polisi bukan sosok yang menakutkan, tetapi sahabat yang melindungi.
Kapolres menerangkan, program polisi sahabat anak bukan hanya bertujuan memperkenalkan tugas kepolisian. Tetapi juga menciptakan ikatan emosional positif antara anak-anak dan aparat.
Dalam kegiatan ini ia juga menjelaskan pentingnya tertib lalu lintas, anti bullying hingga peran polisi dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Sementara, dalam pantauan di lokasi, keseruan dimulai ketika para personel Dalmas Polres Kendal memperagakan demonstrasi ketangkasan barisan dan perlengkapan anti huru-hara.
Anak-anak terpukau melihat formasi rapat, perisai besar, dan helm lengkap yang digunakan polisi dalam pengamanan massa. Seketika, suara gelak tawa pecah. Ada yang bersorak, ada yang menjerit kagum. Beberapa anak bahkan berani maju untuk mencoba mengenakan helm Dalmas, dengan dibantu oleh anggota polisi. (ags/adf)










