PATI, Joglo Jateng – Rini Susilowati mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo Pati. Kabar pengunduran diri ini santer terdengar sejak beberapa hari terakhir.
Berdasarkan surat yang diterima wartawan Joglo Jateng, Rini mengajukan pengunduran diri kepada Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra per tanggal 1 Juli 2026.
“Dengan ini mengajukan pengunduran diri saya dari jabatan sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, terhitung sejak tanggal 1 Juli 2026,” bunyi surat yang tertanggal 17 Juni 2026 tersebut.
Surat itu juga menerangkan keputusan pengunduran tersebut diambil setelah melalui pertimbangan yang matang. Dengan alasan kondisi kesehatan Rini yang memerlukan pengobatan rutin dan istirahat yang cukup untuk pemulihannya.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo Pati selama ini,” tulis dalam surat itu.
Dari kabar yang beredar, mantan Direktur RSUD Ambarawa di Kabupaten Semarang tersebut mengundurkan diri pada Rabu (17/6/2026) lalu. Kemudian pengiriman surat diundur pada Kamis (18/6/2026) pagi.
Kabar ini juga bertepatan dengan agenda Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Yakni tercatat ada jadwal sowan RSUD RAA Soewondo pada Kamis sekitar pukul 08.00.
Saat dikonfirmasi, Rini membenarkan dirinya mundur dari Direktur RSUD RAA Soewondo Pati. Ia mengaku mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
“Ya (mengundurkan diri). Saya sakit. Saya jatuh ada tulang yang patah di tulang ekor saya,” katanya kepada wartawan lewat panggilan WhatsApp.
Sementara itu, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengaku belum menerima surat pengunduran diri tersebut. Termasuk dirinya juga belum memikirkan pengganti Rini.
“Belum-belum (ada penganti). Belum suratnya,” ucapnya. (lut/fat)










