“Kita melakukan monitoring ke pasar hewan untuk memonitor apakah ada hewan yang sakit masuk. Kita larang jika ada yang masuk ke pasar,” terangnya.
Ia menyebut bahwa peningkatan lalu lintas ternak dari berbagai daerah mulai terjadi selama beberapa pekan terakhir ini. Sehingga perlu memonitor kesehatan ternak.
“Kita selalu memberikan surat keterangan sehat dengan syarat sudah divaksin,” ucapnya.
Andi menyebut dalam kurun waktu belakangan ini belum ada laporan terkait adanya hewan ternak yang terjangkit PMK di Kabupaten Pati. Meskipun demikian, pihaknya akan waspadai penyebaran PMK di hari ke depannya.
“Terakhir belum ada laporan. Mungkin masih aman. Mungkin ada bergejala ringan tidak sampai parah sehingga bisa diobati,” pungkasnya. (lut/fat)










