Pati  

Luas Lahan Tembakau di Pati Bertambah, Sentuh 1.100 Hektare pada 2026

AKTIVITAS: Petani di Kabupaten Pati sedang merawat tanaman tembakau, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Luas lahan pertanian tembakau di Kabupaten Pati terus bertambah. Penambahan ini karena tanaman tersebut dinilai cocok ditanam saat musim kemarau seperti sekarang.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto mengatakan, potensi tembakau saat ini cukup menjanjikan. Sehingga saat ini di Bumi Mina Tani sudah ada seluas 1.100 hektare lahan yang ditanami tembakau.

“Luasan tanaman tembakau di tahun 2026 ini kurang lebih di kisaran 1.100 hektare. Itu di seluruh wilayah Kabupaten Pati,” katanya.

Ratri belum merincikan terkait luas lahan tembakau di setiap kecamatan. Namun, dirinya memperkirakan lahan tembakau paling luas berada di Kecamatan Jaken dan Pucakwangi.

“Tetapi secara umum ada di Kecamatan Jaken dan Kecamatan Pucakwangi,” jelasnya.

Ia memaparkan, luas lahan tembakau di Kabupaten Pati pada 2025 lalu sekitar 1.051 hektare. Meskipun terkait hasil produksi tembakau masih belum dijelaskan.

“Kalau dibandingkan dengan tahun 2025 lalu, kemungkinan lebih banyak tahun ini. Namun demikian, memang untuk hasil kita belum bisa memberikan penjelasan karena ini untuk penerimaan oleh off-taker yaitu dari PT Sadana belum berlangsung. Sehingga nilai keekonomiannya kami belum bisa menginformasikan,” paparnya.

Menurutnya, bertambahnya luasan tembakau itu dikarenakan cuaca tahun ini lebih kering dibanding 2025 lalu. Pihaknya pun berharap tanaman tembakau ini dapat menjadi komoditas lain di musim kemarau sehingga bisa membantu para petani.

“Cuaca saat ini relatif bagus. Daripada tahun 2025 lalu yang kemarau basah,” pungkasnya. (lut/fat/rds)