JEPARA, Joglo Jateng – Berangkat dari pelbagai persoalan alam dan konflik ekologi, hingga kerusakan lingkungan menjadi fakta tersiar yang tengah di alami masyarakat Kabupaten Jepara, memantik Teater Tuman mementaskan sebuah karya naskah lakon bertajuk ‘Pramakarya’. Pentas produksi karya dari Tarisa Rahmi dan di sutradarai Afis Nur Mufida, mahasiswa UNISNU Jepara ini digelar di halaman Kampus Unisnu, Sabtu (17/5) malam.
Ditonton ribuan pasang mata, Tarisa Rahmi mengungkapkan, ide munculnya karyanya ini dari masalah yang ada di sekitar Kabupaten Jepara. Ia mengatakan, konflik ekologi memiliki dampak yang luas terhadap kesejahteraan manusia serta kelangsungan hidup. Oleh karena itu, sepatutnya manusia harus melek terhadap kondisi lingkungan.
“Berangkat dari konflik ekologi yang ada di Jepara yanh ini juga bersifat universal dan seumur hidup, membuat kami menghasilkan sebuah karya yang bisa ditonton oleh masyarakat Kabupaten Jepara,” jelas Tarisa Rahmi.
Sementara itu, Afis Nur Mufida menjelaskan, melalui karya lingkungan ini dirinya ingin memberikan warna baru di pementasan Teater Jepara. Sebab, kata dia, tak jarang persoalan lingkungan di angkat dipanggung pementasan teater.
“Sajian dari pertunjukan kami adalah tangkapan imajinasi saya. Saya ingin memberikan sajian yang lebih seru dan baru di Jepara” ungkap Afis.










