PURWOREJO, Joglo Jateng – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tebing setinggi 10 meter longsor pada Minggu (25/5) sekitar pukul 17.00.
Akibatnya, rumah milik Sihayadi, warga Dukuh Siblabak RT 003 RW 001, Desa Gowong, Kecamatan Bruno, tertimpa longsoran tebing. Karena peristiwa itu, dinding rumah jebol dan material longsoran masuk ke dalam rumah.
Kalak BPBD Kabupaten Purworejo Wasit Diono menyampaikan, imbauan terkait musim kemarau yang masih turun hujan atau kemarau basah. Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu waspada.
“Kami mengimbau warga selalu waspada, baik yang daerah perbukitan/pegunungan, ancaman tanah longsor bisa kapan saja. Satu sisi kami mengoptimalkan semua sarpras penanganan bencana misal mobil, alat berat dan lain-lain. Semoga semua dalam kondisi sehat, semoga Purworejo mandali (aman terkendali),” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Bruno, Sarimun menjelaskan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Suharyadi beserta 4 anggota keluarganya mengungsi di tempat saudaranya. Mereka takut jika terjadi longsor susulan,” katanya, Senin (26/5/25).
Petugas dibantu warga, telah melakukan kerja bakti memindahkan perabot atau isi rumah milik korban ke tempat pengungsian. Bantuan logistik juga telah diiberikan lepada korban dan keluarganya.(mrn/sam)










