KUDUS, Joglo Jateng – Salah satu siswa MI Darul Ulum 01 Kudus, kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga bela diri. Ardan, berhasil meraih medali emas dalam dua ajang bergengsi sekaligus. Yakni Kejuaraan Pencak Silat Jepara Challenge, serta Popda Kejurkab Kudus.
Kepala MI Darul Ulum 01 Kudus, Hidayati menyampaikan, capaian ini menjadi bukti. Pendidikan madrasah mampu mencetak generasi berprestasi. Tak hanya di bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam keterampilan olahraga.
“Pencak silat menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler rutin, yang dilaksanakan setiap hari Minggu. Program ini menjadi wadah pembinaan bakat dan minat siswa di bidang seni bela diri tradisional sekaligus menanamkan disiplin, keberanian, serta sportivitas,” ungkapnya.
Dari kegiatan inilah, pihak sekolah melakukan seleksi dan pembinaan intensif kepada siswa-siswa yang dinilai memiliki kemampuan serta potensi berkembang. Keberhasilan Ardan tidak lepas dari sinergi positif. Antara siswa, orang tua, dan pihak madrasah.
“Dukungan penuh orang tua menjadi kunci penting dalam proses latihan dan pengembangan diri anak. Ardan dan orang tuanya menunjukkan kolaborasi yang kompak. Sehingga latihan di luar jam sekolah, termasuk pemusatan latihan (TC), bisa dijalani dengan maksimal,” ujarnya.
Pihak madrasah terbuka memberikan dukungan moral. Serta fasilitas bagi siswa yang ingin mengasah kemampuannya. Hal ini menunjukkan, MI Darul Ulum 01 Kudus berkomitmen membina siswa pada pengembangan keterampilan dan bakat non-akademis.
“Kami berharap, prestasi yang diraih Ardan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Untuk terus mengembangkan potensi diri dalam berbagai bidang. Kejuaraan ini juga dianggap sebagai bentuk syiar madrasah kepada masyarakat,” tutupnya. (cr9/fat)










