KUDUS, Joglo Jateng – Meski dihantam cuaca tak bersahabat, semangat siswa SD 2 Demaan tak surut dalam ajang MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025 yang digelar di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, Jumat (20/6) hingga Minggu (22/6). Kompetisi yang diikuti ribuan pelajar ini menjadi panggung bagi SD 2 Demaan untuk menunjukkan semangat juang meski persiapan hanya berlangsung selama sepekan.
Kepala SD 2 Demaan, Sugeng Sugiyarto mengungkapkan rasa bangganya kepada para siswa yang tetap berprestasi di tengah keterbatasan. Beberapa atlet bahkan terpaksa melepas sepatu saat bertanding akibat lintasan yang licin akibat hujan.
“”Kami bersyukur karena anak-anak tetap mampu meraih prestasi juara satu lempar turbo usia 12 tahun, juara dua sprint, dan juara dua kanga usia 10 tahun. Ini menjadi modal positif untuk evaluasi dan persiapan lebih matang ke depannya,” ujarnya.
Kondisi fisik anak-anak yang kelelahan karena mengikuti beberapa nomor lomba sekaligus juga menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal itu tak menyurutkan antusiasme dan semangat juang mereka hingga garis akhir.
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2025 diselenggarakan atas kolaborasi pihak swasta dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Kudus. Tahun ini, kompetisi makin semarak dengan tambahan kategori Kelompok Usia (KU) 15 dan lebih banyak nomor perlombaan.

Sementara itu, siswa-siswi SMP 1 Dawe berhasil memboyong 16 gelar juara di berbagai nomor pertandingan. Prestasi ini menempatkan mereka sebagai juara umum KU 15. Unggul jauh dari sekolah-sekolah lain.
Kepala SMP 1 Dawe, Ana Eqi Astuti menyebut kesuksesan timnya tidak lepas dari pembinaan yang berkelanjutan. Serta didukung oleh sarana latihan yang memadai dan semangat bertanding siswa.
”Kami memanfaatkan fasilitas olahraga sekolah secara maksimal. Anak-anak kami latih dengan serius dan konsisten. Ini adalah hasil dari latihan disiplin dan kerja keras,” ungkapnya.










