Universitas Amikom Yogyakarta, Vigaza Farm, dan Kemdiktisaintek Kolaborasi Dorong Inovasi Peternakan Berbasis Teknologi

Suasana sesi pelatihan "Branding: Strategi Mengelola Merek yang Tangguh" yang dibawakan oleh Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Kadek Kiki Astria, S.I.Kom., M.A. bersama para peserta dari Vigaza Farm. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

UNIVERSITAS Amikom Yogyakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peningkatan Kapasitas UMKM melalui Teknologi Digital Berbasis IoT”. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi strategis antara LPPM Universitas Amikom Yogyakarta, Vigaza Farm, serta Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Vigaza Farm merupakan usaha peternakan yang berfokus pada penetasan burung puyuh, pembesaran ternak, distribusi pakan, serta penjualan telur dan olahan daging puyuh, berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan Bapak Hardi Setia Ramdhani bahwa Vigaza Farm belum memanfaatkan platform digital secara optimal, sehingga jangkauan pasar terbatas hanya pada konsumen lokal. Minimnya branding dan packaging yang menarik juga menjadi kendala dalam meningkatkan daya saing produk, Melalui program ini, tim pengabdian Universitas Amikom Yogyakarta memberikan pelatihan dan pendampingan untuk memperkuat strategi pemasaran dan pemanfaatan teknologi bagi mitra. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 21 Juni 2025 di Gedung 2 Universitas Amikom Yogyakarta ini diikuti oleh 15 peserta dari internal Vigaza Farm. Acara dibagi menjadi dua sesi utama:

  1. “Branding: Strategi Mengelola Merek yang Tangguh”– Dipandu oleh Kadek Kiki Astria, S.I.Kom., M.A. (Dosen Ilmu Komunikasi), materi ini membahas pentingnya membangun identitas merek yang kuat untuk produk peternakan.
  2. “Digital Marketing untuk UMKM: Cara Menjangkau Lebih Banyak Pelanggan Secara Online”– Dibawakan oleh Ria Andriani, S.Kom., M.Kom. (Dosen Teknik Informatika), peserta diajak mempelajari strategi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan.
Tim dosen pengabdian masyarakat Universitas Amikom Yogyakarta berfoto bersama seluruh peserta dari Vigaza Farm usai kegiatan pelatihan dan pendampingan teknologi digital berbasis IoT di Gedung 2 Universitas Amikom Yogyakarta. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

Selain pelatihan, tim pengabdian masyarakat juga memberikan pendampingan penggunaan alat berbasis Internet of Things (IoT) untuk memonitoring pengembangbiakan burung puyuh, mendorong efisiensi produksi melalui teknologi.

 Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi triple helix antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah agar dapat menciptakan solusi inovatif untuk UMKM,” Ria Andriani, M.Kom., selaku ketua pelaksana kegiatan.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Amikom Yogyakarta dalam menerapkan tridharma perguruan tinggi sekaligus wujud dukungan Kemdiktisaintek dalam mendorong UMKM berbasis teknologi. Ke depan, kolaborasi ini akan terus berlanjut dengan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan ini didukung dan didanai oleh Kemdiktisaintek melalui kontrak dengan Nomor Kontrak Induk 122/C3/DT.05.00/PM/2025 tanggal 28 Mei 2025, serta Nomor Kontrak Turunan LLDIKTI 0499.19/LL5-INT/AL/2025 tanggal 4 Juni 2025. (*)