Pati  

Tak Perlu Jauh-jauh ke RS, Program “Spelling” Hadirkan 5 Dokter Spesialis ke Puskesmas Kayen

Kepala UPTD Puskesmas Kayen, Indri Kurnia Sari. (HUMAS/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Puskesmas Kayen, kini tengah mengembangkan program layanan kesehatan unggulan bernama Spelling (Spesialis Keliling). Program ini merupakan inisiasi langsung dari Gubernur Jawa Tengah.

Kepala UPTD Puskesmas Kayen, Indri Kurnia Sari menyebutkan, program ini bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat. Khususnya mereka yang tinggal di wilayah pedesaan. Di mana jauh dari akses rumah sakit.

“Melalui Spelling, masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis langsung. Tanpa harus menempuh jarak jauh atau menunggu antrean panjang di rumah sakit. Kami dijadwalkan menerima sembilan kali kunjungan dalam program ini,” ungkapnya.

Ada lima jenis spesialis yang memberikan layanan. Yaitu dokter spesialis kandungan. Anak. Penyakit dalam. Paru. Dan jiwa. Jumlah sasaran minimal adalah 100 orang dalam setiap sesi. Namun di Kayen, partisipasi masyarakat bahkan melebihi angka tersebut.

“Hal ini menunjukkan antusiasme serta kebutuhan tinggi masyarakat terhadap pemeriksaan dari tenaga medis spesialistik. Pelayanan dokter penyakit dalam, menjadi yang paling diminati. Mengingat tingginya jumlah penderita penyakit kronis,” jelasnya.

Selain itu, dokter anak juga sangat dibutuhkan. Khususnya untuk memantau tumbuh kembang balita, dan mendeteksi potensi stunting. Program ini membuka jalan bagi puskesmas, untuk melakukan tindak lanjut berkelanjutan.

“Pasien yang terdeteksi mengalami penyakit kronis, namun tanpa komplikasi, diarahkan ke prolanis di puskesmas. Sedangkan yang mengalami komplikasi dirujuk ke rumah sakit. Spelling ini sangat membantu masyarakat,”imbuhnya.

Terutama yang selama ini kesulitan menjangkau layanan kesehatan tingkat lanjutan. Harapan ke depan, program ini bisa terus berjalan. Dengan penekanan lebih besar pada aspek pelayanan medisnya. Evaluasi terhadap unsur seremonial dianggap perlu dilakukan. (cr9/fat)