Main Game Sambil Ngopi? PS Portabel PS Evo Semarang Jawab Kebutuhan Anak Muda

SUASANA: Wijiyadi Purnomo menunjukkan fitur-fitur PS portabel yang dimiliki PS Evo, beberapa waktu lalu. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SUASANA kafe di Kota Semarang belakangan tak hanya dipenuhi aroma kopi dan obrolan ringan. Kini, pemandangan pengunjung asyik bermain gim konsol di meja-meja kecil sudah jadi hal biasa. Fenomena ini tak lepas dari inovasi Wijiyadi Purnomo (39), pelopor rental play station (PS) portabel pertama di Semarang sekaligus pendiri PS Evo.

Sejak tahun lalu, Wiji sapaan akrabnya mulai memopulerkan konsep rental PS portabel yang bisa dinikmati di berbagai tempat. Termasuk kafe dan angkringan.

Berawal dari keinginan pribadi untuk bermain gim dengan kualitas grafis tinggi di mana saja tanpa repot, Wiji menggambar sendiri desain PS portabelnya. Ia, lalu menggandeng tukang kayu asal Pasuruan untuk merealisasikan idenya.

Konsol itu kini tampil unik dalam bentuk koper kayu kokoh, dengan layar 24 inci, speaker, dan sistem kabel rapi yang bisa langsung digunakan tanpa instalasi tambahan.

“Saya ajari tukangnya soal kabel, layar sampai peletakan speaker. Dari situ lahir versi pertama PS portabel ini,” kata Wiji saat ditemui di salah satu kafe di Semarang, beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan rental konvensional yang ramai disewa anak-anak sekolah, Wiji kini menyewakan PS-nya secara harian dengan syarat penyewa adalah orang dewasa. Biaya sewanya Rp200.000 per 24 jam, dan hampir setiap hari unitnya habis dipesan.