Siswa SMP 1 Lasem Ciptakan Alat Pengolah Limbah Batik

PRAKTIK: Siswa SMPN 1 Lasem praktik mengolah air limbah batik saat mengikuti lomba krenova tingkat kabupaten, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Pelajar SMP Negeri 1 Lasem berhasil menciptakan inovasi alat pengolahan limbah cair batik yang diberi nama Lafibiol. Alat ini mampu menjernihkan air limbah batik yang sebelumnya berwarna pekat dan berbau menjadi air bening yang layak digunakan kembali untuk keperluan non-konsumsi. Seperti menyiram tanaman atau kolam ikan.

Inovasi ini menjadi solusi ramah lingkungan atas permasalahan limbah batik yang kerap mencemari lingkungan. Khususnya di daerah penghasil batik seperti Lasem.

Kepala SMP 1 Lasem, Estu Budi Winarni menjelaskan, alat ini dikembangkan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler batik. Mereka menyadari, proses pewarnaan batik menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar.

“Kalau anak-anak habis membatik, pasti ada air limbahnya. Dulu kami buang, tapi sekarang kami olah. Kami tidak ingin mencemari lingkungan.” ujarnya belum lama ini.

Alat Lafibiol menggunakan metode kombinasi fisika, biologi, dan kimia. Yaitu filtrasi, bioremediasi, dan elektrolisis.