KENDAL, Joglo Jateng – Sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah kembali ditegaskan dalam Apel Tiga Pilar Kabupaten Kendal yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (21/8/2025).
Apel dipimpin Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, S.I.K., dan diikuti sekitar 700 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga perangkat desa.
Dalam arahannya, Kapolres Hendry menekankan bahwa peran tiga pilar tidak hanya sebatas menjaga keamanan, namun juga menghadapi isu strategis yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, terutama ketahanan pangan dan pengendalian inflasi.
“Inflasi tidak muncul dalam sehari dua hari. Karena itu Satgas inflasi daerah harus rutin melakukan rapat agar dampaknya tidak meluas,” kata Hendry.
Ia menjelaskan bahwa saat ini harga beras di Kendal masih terkendali, dan distribusi beras SPHP terus dipastikan sampai ke masyarakat dengan harga terjangkau.
Kapolres juga menegaskan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa menjadi ujung tombak komunikasi dengan masyarakat, termasuk dalam menyampaikan program pemerintah terkait pangan dan subsidi agar tidak menimbulkan salah persepsi.
Selain itu, ia juga mengingatkan potensi konflik sosial yang bisa mengganggu stabilitas, mulai dari pembangunan Bendungan Bodri, sengketa lahan di Sukorejo, hingga kegiatan masyarakat berskala besar seperti pertandingan sepak bola.
“Situasi kondusif dan stabilitas harga pangan adalah fondasi pembangunan daerah. Jika ada persoalan, maka yang harus tampil di depan adalah Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” tandasnya.
“Mari satukan visi dan misi untuk menjaga Kendal tetap aman, damai, dan terkendali inflasinya,” ajak Kapolres.
Apel Tiga Pilar ditutup dengan penandatanganan ikrar bersama sebagai wujud komitmen menjaga keamanan, ketahanan pangan, serta stabilitas ekonomi daerah.(ags)










