Kendal  

Joglo Jateng Masuk 5 Besar Media Teraktif Publikasikan Kegiatan Pemkab Kendal

BERKONTRIBUSI: Media Joglo Jateng masuk lima besar teraktif dalam publikasi kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal. (AGUS RIYADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Media Joglo Jateng berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan menempati peringkat lima besar dalam publikasi kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal. Capaian ini terungkap dalam rapat evaluasi yang digelar Forum Wartawan Kendal (Forwaken) bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kendal di Ruang Abdi Praja Setda Kendal, Selasa (2/9/25).

Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, Joglo Jateng tercatat telah memublikasikan 312 berita terkait kegiatan Pemkab Kendal. Jumlah tersebut menempatkan Joglo Jateng sebagai salah satu media yang konsisten memberikan informasi kepada masyarakat.

Kepala Diskominfo Kendal, Ardy Prasetyo, menyampaikan bahwa total berita yang dipublikasikan wartawan Forwaken dalam kurun waktu delapan bulan mencapai 4.858 berita. Ia menambahkan, saat ini ada 32 wartawan yang tergabung dalam Forwaken dan aktif berkontribusi dalam penyebaran informasi pembangunan di Kendal.

“Dengan adanya publikasi yang masif ini, program-program pemerintah dapat diketahui masyarakat luas sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan,” ujarnya.

Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Dalam kesempatan itu, bupati memberikan apresiasi atas peran aktif media yang tergabung di Forwaken, termasuk Joglo Jateng, dalam menyebarkan informasi pembangunan daerah.

“Media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Forwaken membuat informasi pemerintah tersalurkan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, bupati berharap sinergi antara pemerintah dan media makin erat, tidak hanya dalam penyampaian program kerja, tetapi juga dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Media diharapkan bisa menjadi pendingin situasi sosial dan politik dengan menyajikan berita yang aktual dan valid. Dengan begitu, suasana masyarakat tetap tenang dan kondusif,” tandasnya. (ags/adf)