BANYUMAS, Joglo Jateng – Sebagai upaya pelestarian bahasa daerah, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas kembali menggelar Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Banyumas, pada 9-10 September di Dinas Pendidikan Banyumas dan SMP 3 Bahasa Putera Harapan. Kegiatan ini diikuti oleh 378 peserta dari perwakilan masing-masing kecamatan.
Adapun cabang lomba yang diadakan meliputi nembang mocopat, sesorah, nulis lan maca aksara Jawa. Kemudian, nulis cerkak, maca geguritan, ndongeng dan ndagel ijen.
Kepala Dinas Pendidikan Banyumas Joko Wiyono mengapresiasi, kepada seluruh kepala sekolah, guru pendamping dan peserta yang turut berpartisipasi dalam FTBI Jenjang SD Tingkat Kabupaten Banyumas. Ia menyampaikan, terdapat tiga hal penting dalam festival ini.
“Ada tiga hal penting, yaitu memastikan anak-anak Gen Z untuk memahami dan ngugemi bahasa ibu. Kemudian, memastikan kebangkitan bangsa Indonesia depan tidak boleh lepas dari bahasa. Terakhir, sejarah dan FTBI menjadi referensi untuk memilih juara terbaik dari Kabupaten Banyumas yang akan berlomba di tingkat provinsi nanti,” ujarnya, belum lama ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Banyumas Taryono menyampaikan, FTBI Tingkat Provinsi akan berlangsung di Surakarta, pada 14-16 Oktober mendatang. FTBI tingkat kabupaten ini sekaligus menjadi ajang untuk memilih perwakilan pada ke provinsi.
“Semoga siapa pun yang terpilih nantinya, dapat membawakan hasil terbaik untuk Banyumas. Dengan semangat ini, harapannya generasi muda akan semakin bangga dan mencintai bahasa Jawa,” tandasnya. (abd/sam)










