Kendal  

Waspada! Dokter RSUD Kendal Ungkap 3 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Tak Boleh Diabaikan

BERI PEMAHAMAN: Sosialisasi dan edukasi tentang penyakit jantung digelar RSUD dr Soewondo Kendal dalam memperingati hari jantung sedunia. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 menjadi momentum bagi RSUD dr Soewondo Kendal untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung. Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang digelar di ruang tunggu poliklinik, kemarin, rumah sakit ini mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pola hidup sehat.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Soewondo Kendal, dr Mochamad Wibowo menegaskan, penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Karena itu, edukasi kepada pasien, keluarga, maupun masyarakat umum menjadi langkah penting.

“Ini upaya kami memberikan semangat bagi pasien jantung sekaligus pemahaman bagi masyarakat agar terhindar dari penyakit jantung,” jelasnya.

Ia juga berpesan agar masyarakat membiasakan pola makan sehat, rutin berolahraga, serta mampu mengelola stres.

“Kalau muncul gejala yang mengarah ke penyakit jantung, segera konsultasi ke dokter,” imbaunya.

Dokter spesialis jantung RSUD Soewondo Kendal, dr Aprihati SpJP (K) FIHA, menyampaikan bahwa pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan.

“Yang utama adalah bagaimana kita tidak terkena penyakit jantung, dan bagi yang sudah sakit tetap bisa hidup sehat dan panjang umur,” ujarnya.

Senada, dr Arjatya SpJP FIHA mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan gejala awal penyakit jantung.

“Rasa nyeri di dada, sesak seperti tertindih beban, dan napas pendek adalah tanda serius. Jika merasakan itu, segera datang ke dokter,” pesannya.

Di sisi lain, pasien Poli Jantung RSUD Soewondo, Anton, mengaku puas dengan layanan yang ia terima. Menurutnya, keberadaan poli jantung di Kendal membuatnya tak perlu lagi berobat jauh ke Semarang.

“Alhamdulillah pelayanannya makin baik. Kalau ada di sini, kenapa harus jauh-jauh?” katanya. (ags/adf)