Instalasi Karantina Hewan Tanjung Intan Siap Jadi PSN

SUASANA: Karantina Jateng menyambut Tim Direktorat Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas ke Kantor Karantina Pertanian Jawa Tengah pada 2–4 Oktober 2025. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

Lokasi pelabuhan yang strategis di pesisir selatan Pulau Jawa, berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, memungkinkan kapal berkapasitas besar untuk bersandar dan melakukan bongkar muat hewan impor.

“Oleh karena Pelabuhan Tanjung Intan memiliki potensi strategis memperkuat program ketahanan pangan nasional, khususnya penyediaan dan distribusi sapi impor, maka perlu adanya pengembangan fasilitas IKH,” terang Willy.

Ia berharap kerja sama dan sinergi antarinstansi dapat terus berjalan agar pembangunan IKH berjalan lancar dan benar-benar memberi manfaat bagi upaya mencegah masuknya hama penyakit hewan karantina ke Indonesia.

Perwakilan Bappenas, Noor Avianto, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal mendukung penuh pengembangan IKH Tanjung Intan.

“IKH ini memiliki efek positif besar bagi kepentingan nasional, khususnya dalam menambah fasilitas pelabuhan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Dengan terwujudnya pembangunan IKH Tanjung Intan sebagai PSN, diharapkan fungsi karantina hewan di Jawa Tengah makin optimal dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memperlancar arus perdagangan hewan ruminansia di kawasan selatan Jawa. (luk/adf)