Pencarian Hari Kedua Siswa SMP yang Hilang di Pantai Dewaruci, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone Thermal

PROSES: Tim SAR gabungan saat mencari korban hilang di Pantai Dewaruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. (MARNIE/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Tim SAR gabungan dari Basarnas Cilacap, TNI, Polri, BPBD, PMI, potensi SAR, RAPI hingga komunitas drone fishing dan organisasi lain, masih melakukan pencarian korban laka laut di Pantai Dewaruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Koordinator tim pencari korban, dari Basarnas Cilacap, Rowidin menjelaskan bahwa dalam pencarian hari kedua ini pihaknya menggunakan drone thermal.

Drone tersebut bisa mendeteksi suhu panas tubuh dan memiliki jangkauan jarak hingga sejauh 30 KM. “Ombak Pantai Jatimalang ini cukup tinggi. Jarak pandang ke laut agak terkendala karena ombak tinggi,” kata Rowidin, Kamis (9/10/25).

Upaya pencarian juga dilakukan dengan menyebar informasi ke para nelayan yang melaut. “Kami meminta kepada nelayan yang melaut kalau menemukan atau melihat korban, silakan melapor ke posko di gardu pandang barat,” tambah Rowidin.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Purworejo, Wasit Diono menerangkan bahwa, dari laporan yang diterima, laka laut itu terjadi pada Rabu (08/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban yang masih dinyatakan hilang atas nama Ridho Mukti Rozakhi, warga Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo.

“Kronologi kejadiannya, Rabu sekitar pukul 13.00 WIB, aada lima anak dari SMPN 17 berekreasi ke Pantai Dewa Ruci, Desa Jatimalang. Mereka berada sekitar 100-200 meter sebelah barat gardu pandang. Selanjutnya, kelima anak tersebut berenang kurang lebih 10 menit hingga ke bagian palung laut,” tutur Wasit.

Kemudian, tiba-tiba datang ombak besar dan menggulung para korban, yaitu Ridho, Adit, Syukron, Wiyo dan Fiki. Keempat anak korban merupaka siswa kelas 8, hanya Ridho yang masih duduk di bangku kelas 7 SMPN 17 Purworejo.

“Dua anak dapat menyelamatkan diri. Sedangkan korban Ridho tergulung ombak besar hingga masuk ke palung laut. Korban saat itu masih sempat berteriak minta tolong. Melihat hal itu dua kawan korban, Wiyo dan Fiki berteriak minta tolong ke warga, namun korban Ridho sudah tidak terlihat,” papar Wasit.

Adapun barang bukti yang ada, yaitu, baju warna biru dongker, sandal jepit dan handphone milik korban hilang. (mrn/adf)