DEMAK, Joglo Jateng – Mahasiswa KKN Posko 7 UIN Walisongo Semarang menggelar workshop bertema “Inovasi Digital Preneur, Melek Digital: Strategi Pemasaran Digital” di Balai Desa Pecuk, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai strategi pemasaran berbasis digital sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi warga di era modern.
Workshop tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pecuk, H. Ery Susilo, beserta perangkat desa, termasuk Hasan dan Carik Desa Pecuk.
Selain itu, sebanyak 12 warga Desa Pecuk turut berpartisipasi dan mengikuti kegiatan dengan antusias dari awal hingga akhir acara.
Kehadiran pemerintah desa dan masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya perhatian terhadap pentingnya literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Melalui workshop ini, peserta diajak memahami berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan dalam mengembangkan usaha melalui platform digital.
Sebagai narasumber utama, mahasiswa KKN menghadirkan Inyoga Irfan Mahatma, S.E., CTT., yang menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran digital dan perencanaan bisnis.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang sebelum memulai sebuah usaha.
“Sebelum kita memulai bisnis, kita harus memetakan dulu dengan model canvas,” ujar Inyoga Irfan Mahatma.
Ia menjelaskan bahwa model bisnis canvas dapat membantu pelaku usaha memahami berbagai aspek penting dalam bisnis, mulai dari segmentasi pelanggan, nilai produk, hingga strategi pemasaran yang tepat.
Dengan perencanaan yang baik, pelaku usaha akan lebih mudah menentukan arah pengembangan bisnis dan menghadapi tantangan pasar.
Penyampaian materi berlangsung secara interaktif dengan diselingi sesi diskusi dan tanya jawab.










