KUDUS, Joglo Jateng – Puncak peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun ini dipusatkan di Kabupaten Kudus, tepatnya di sepanjang Jalan Sunan Kudus, pada 21–22 Oktober 2025. Beragam kegiatan digelar dalam acara tersebut, salah satunya pameran dan bazar produk unggulan UMKM dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Pameran ini menjadi ajang unjuk gigi bagi para pelaku UMKM, khususnya yang berasal dari kalangan pesantren serta binaan lembaga keuangan dan pemerintah daerah.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana promosi dan pembinaan ekonomi masyarakat berbasis pesantren. “Kita pusatkan di Kudus, dan kita undang UMKM binaan dari berbagai dinas, Bank Jateng, BI, BAZNAS, juga dari pondok-pondok pesantren,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pameran ini merupakan bagian dari strategi penguatan ekonomi pesantren sekaligus ajang promosi produk lokal agar dikenal lebih luas.
“Bazar seperti ini kita hadirkan agar masyarakat tahu. Ini bagian dari promosi. Nanti akan kita kurasi, dan beberapa produk pesantren bahkan sudah mendapat pesanan dari luar negeri,” jelasnya.

Gus Yasin juga mengakui bahwa tantangan terbesar yang dihadapi UMKM saat ini adalah akses permodalan. Karena itu, pemerintah menggandeng berbagai lembaga keuangan untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
“Permodalan memang tantangan utama. Maka kita hadirkan Bank Jateng, Bank Jateng Syariah, BI, dan BAZNAS. Semua kita ajak berkolaborasi untuk membiayai permodalan UMKM,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Kudus sebagai tuan rumah kegiatan tingkat provinsi ini.
“Alhamdulillah, terima kasih. Acara Hari Santri tingkat Provinsi Jawa Tengah ditempatkan di Kabupaten Kudus. Ini suatu kehormatan yang luar biasa bagi masyarakat dan santri di Kudus,” ujarnya.
Ia juga mengajak para santri untuk terus mengasah kemampuan dan menunjukkan kreativitasnya. “Mari kita tunjukkan talenta kita bahwa santri juga bisa. Santri ada di mana-mana dan bisa melakukan apa pun,” tambahnya. (uma/iza)










