Kendal  

KKN UIN Walisongo Ubah Limbah Kotoran Kambing Jadi Pupuk Organik Berkualitas di Tamanrejo

KENDAL, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang di Desa Tamanrejo, Kecamatan Limbangan, menghadirkan inovasi kreatif dalam pengelolaan limbah peternakan.

Melalui program kerja unggulan, mereka menyulap kotoran kambing menjadi pupuk organik berkualitas yang bermanfaat bagi pertanian berkelanjutan.

Kegiatan edukasi dan praktik pembuatan pupuk organik ini digelar pada Sabtu (1/11) di area Agro Wisata Tamansari, Dusun Gondangsari, Desa Tamanrejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Mahasiswa KKN bersama warga memanfaatkan limbah peternakan yang melimpah sebagai bahan baku utama pengolahan pupuk.

Program ini berangkat dari keinginan masyarakat setempat, khususnya para petani dan peternak, untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia serta beralih ke sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan.

“Kami melihat potensi kotoran hewan di sini cukup melimpah. Banyak petani sekaligus peternak yang ingin beralih dari pupuk kimia. Pupuk organik ini menjadi solusi untuk tanah yang lebih sehat,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN Posko 30.

Pupuk organik yang dihasilkan memiliki fungsi ganda: memperbaiki struktur tanah sekaligus menambah unsur hara alami yang dibutuhkan tanaman.

Selain ramah lingkungan, penggunaannya juga fleksibel karena dapat dikombinasikan dengan pupuk anorganik untuk hasil panen yang lebih optimal.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 30 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta membantu petani lokal meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. (*/dzk).