Heri Londo: Penguatan Industri Kreatif Berkontribusi bagi Perekonomian Jawa Tengah

DIALOG: Para peserta Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pengembangan Sektor Industri Kreatif sebagai Pilar Ekonomi Baru di Jawa Tengah” yang digelar di Kota Semarang, belum lama ini. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko sebagai narasumber.

Pada semester pertama tahun 2025, nilai ekspor produk ekraf Jateng tercatat mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp53 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa industri kreatif Jawa Tengah semakin mendunia dan memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Tidak hanya itu, data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan bahwa Jawa Tengah juga menjadi salah satu tujuan utama investasi sektor ekraf di Indonesia. Pada semester pertama tahun 2025, total investasi sektor ekraf di Jateng tercatat mencapai Rp11,45 triliun, yang menempatkan provinsi ini di posisi ketiga sebagai tujuan investasi terbesar di sektor ekonomi kreatif.

“Dengan melihat perkembangan yang sangat positif ini, kita harus optimis bahwa sektor industri kreatif dapat menjadi pendorong utama kebangkitan ekonomi Jawa Tengah di tengah ancaman resesi dan gejolak geopolitik,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.

Dia menekankan, Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam sektor industri kreatif, mulai dari sektor seni dan budaya, kuliner, pariwisata, hingga teknologi digital.

Di tengah perubahan zaman dan tantangan digitalisasi, Heri meyakini penguatan ekosistem kreatif dapat menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat perekonomian daerah, serta meningkatkan daya tarik investasi yang lebih besar lagi di masa depan.

“Kami berharap, dengan dukungan yang tepat, sektor ini bisa semakin berkembang dan memberi kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah,” tandasnya. (adv/gih)