SEMARANG, Joglo Jateng – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) pada Selasa (25/11/2025) dimaknai berbeda oleh SMA Negeri 8 Semarang. Alih-alih hanya menggelar upacara atau seremoni, sekolah tersebut menghadirkan konsep Teaching Society atau masyarakat mengajar, yang melibatkan orang tua dan anggota masyarakat sebagai pengajar di ruang kelas.
Kepala SMA Negeri 8 Semarang, Ajib Setiyo menjelaskan bahwa konsep ini sejalan dengan tema HGN tahun ini, yakni “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Melalui program tersebut, sekolah ingin menunjukkan bahwa sosok guru hebat dapat lahir dari mana saja.
“Pada kesempatan yang baik ini, kami mempresentasi guru-guru hebat itu dengan memberikan kesempatan kepada orang tua dan anggota masyarakat untuk mengajar. Kami beri nama Teaching Society. Tujuannya agar anggota masyarakat dengan berbagai keilmuan dapat berkesempatan melaksanakan tugas guru untuk mengajar di ruang kelas,” ujarnya.
Pada pelaksanaannya, terdapat 20 kelas dengan 20 pemateri yang sebagian besar merupakan orang tua siswa. Mereka mengajar selama sekitar 60 menit dengan materi beragam, seperti biologi, kesehatan, tata kelola lingkungan, keterampilan diri, wirausaha hingga wawasan kebangsaan.
“Alhamdulillah terlaksana dengan baik dan lancar. Komitmen wali murid dan anggota masyarakat sangat antusias, dan para siswa mengikuti kegiatan ini dengan sangat baik,” tambah Ajib.
Program ini, kata Ajib, juga menjadi bagian dari kerangka pembelajaran mendalam yang menekankan kemitraan antara sekolah dan masyarakat. Harapannya, siswa mampu mendapatkan wawasan baru yang memotivasi mereka untuk berprestasi.










