Jepara  

Misteri Kematian Pemuda di Tubanan Jepara: Polisi Temukan Dua Pisau, Salah Satunya Tertindih Tubuh Korban

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Kepolisian Resor (Polres) Jepara terus bekerja keras menguak misteri kematian Axsyal Rendy Saputra (24). Tiga hari pasca jasad pemuda tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area kebun rumput gajah Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Minggu (30/11) lalu, penyidik masih belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela, mengungkapkan bahwa proses penyelidikan saat ini berfokus pada pendalaman bukti fisik dan rekonstruksi awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Langkah ini krusial untuk menentukan apakah kasus ini murni bunuh diri atau terdapat unsur tindak pidana pembunuhan.

Berdasarkan hasil otopsi dan pemeriksaan luar oleh tim medis, ditemukan sejumlah luka serius pada tubuh korban.

“Dari hasil otopsi kemarin, ditemukan luka sayat di bagian leher, pergelangan tangan, dan dada,” terang AKP Faizal, Selasa (2/12).

Temuan Dua Bilah Pisau

Penyelidikan semakin rumit dengan ditemukannya dua bilah pisau di lokasi kejadian. Satu pisau berukuran kecil ditemukan tergeletak di belakang rumah korban, sedangkan satu pisau lainnya yang berukuran lebih besar ditemukan dalam posisi tertindih di bawah tubuh Axsyal.

“Pemeriksaan awal ini justru membingungkan. Ada indikasi yang mengarah ke bunuh diri, tetapi kami belum dapat memastikan apakah ini benar bunuh diri atau justru pembunuhan. Semuanya masih kami dalami,” jelas Kasatreskrim.

Untuk memperkuat analisis, polisi telah berkoordinasi dengan Biddokkes dan tim Inafis guna memeriksa telepon seluler milik korban serta meneliti barang bukti lain yang diamankan dari lokasi.

Perubahan Perilaku Korban

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, termasuk teman dekat dan warga sekitar, korban tidak terlihat melakukan aktivitas mencurigakan pada malam sebelum kejadian. Namun, saksi menyebutkan adanya perubahan perilaku pada Axsyal dalam sepekan terakhir. Korban disebut sering melamun dan tampak kebingungan.

Hingga kini, pihak keluarga belum dapat dimintai keterangan mendalam karena masih dalam suasana duka. Polisi menghormati privasi keluarga sembari terus memacu penyelidikan untuk mengurai benang merah antara luka korban, temuan pisau, dan lokasi kejadian. (oka/gih/rds)