KENDAL, Joglo Jateng – Sejumlah komunitas seni dan budaya di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal menggelar aksi penggalangan donasi untuk membantu korban bencana alam di Sumatra. Kegiatan bertajuk “Pray for Sumatera” ini dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-alun Kaliwungu dan disambut antusias oleh warga setempat.
Aksi kemanusiaan ini diinisiasi oleh Madrasah Budaya Pungkuran Kaliwungu dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari komunitas seni, budaya, kepemudaan, hingga pencinta lingkungan. Rangkaian kegiatan penggalangan donasi berlangsung sejak sore hari hingga Senin (22/12/2025) dini hari.
Adapun sejumlah komunitas yang terlibat antara lain Santri Laju Pungkuran, Sedulur Entertaimen Kaliwungu Brangsong, MB Gita Nirwana, Rebana SDN 3 Plantaran, Pelataran Sastra Kaliwungu, Komunitas Pecinta Alam Bakkopak, KNPI Kaliwungu, Kampung Ragam Warna, serta komunitas musik Gus N Roses.
Ngamen hingga Ngaji Budaya
Penggalangan donasi diawali dengan aksi ngamen yang dilakukan oleh Sedulur Entertaimen Kaliwungu Brangsong di sekitar RTH Alun-alun Kaliwungu sejak sore hari.
Salah seorang pegiat seni Kaliwungu, Alif Iskandar menuturkan, meski sebagian anggota komunitas memiliki agenda pekerjaan, mereka tetap menyempatkan diri terlibat dalam aksi sosial ini.
“Awalnya banyak teman-teman entertaimen yang tidak bisa ikut karena pekerjaan. Namun, setelah selesai bekerja, mereka tetap bergabung untuk menggalang donasi atas dasar kepedulian kemanusiaan,” terang Alif.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan penggalangan donasi yang dikemas melalui ngaji bersama Gus Muis. Dalam kesempatan tersebut, Gus Muis menyampaikan tausiyah bertema lingkungan dan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
“Kegiatan ini menjadi sarana refleksi bersama bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini perlu menjadi perhatian semua pihak,” kata Gus Muis selaku pengasuh Madrasah Budaya Pungkuran. (ags/adf)










