REMBANG, Joglo Jateng – Bupati Rembang, H. Harno meninjau langsung hasil proyek pelebaran Jalan Sulang–Sumber (ruas Sulang–Krikilan), Senin (5/1/26). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan infrastruktur yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah tersebut sesuai perencanaan dan aman bagi pengendara.
Secara umum, Harno menilai hasil pengerjaan jalan nasional yang menghubungkan Kecamatan Sulang hingga Sumber tersebut sudah baik. Namun, dalam sidak tersebut, Bupati menemukan satu kendala teknis yang cukup mengganggu, yakni keberadaan utilitas tiang kabel yang masih berdiri di area badan jalan.
Soroti Tiang Kabel yang Membahayakan
Bupati Harno menyoroti posisi tiang-tiang kabel tersebut karena berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan keselamatan warga. Oleh karena itu, ia menginstruksikan dinas terkait untuk segera bertindak.
“Terkait tiang-tiang kabel yang mengganggu di badan jalan, nanti PU akan komunikasi dengan pemiliknya supaya dipindah dan tidak mengganggu,” tegas Harno.
Terlepas dari catatan tersebut, Bupati berharap peningkatan infrastruktur ini mampu mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat. “Dari hasil sidak hari ini, pekerjaan jalan sudah bagus. Mudah-mudahan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Rincian Anggaran dan Paket Pengerjaan
Proyek pelebaran Jalan Sulang–Krikilan ini dilaksanakan di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga. Pekerjaan dibagi menjadi dua paket besar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025, dengan rincian sebagai berikut:
Paket Pelebaran Jalan Sulang–Krikilan 1:
Nilai Kontrak: Rp 20,59 miliar.
Kontraktor: PT Cahaya Andatu Mulya Abadi.
Waktu Pelaksanaan: 86 hari kalender.
Paket Pelebaran Jalan Sulang–Krikilan 2:
Nilai Kontrak: Rp 26,41 miliar.
Kontraktor: PT Marga Karya.
Waktu Pelaksanaan: 83 hari kalender.
Setelah ruas ini rampung, pemerintah berencana melanjutkan peningkatan infrastruktur di ruas Logede–Sumber. “Kami berharap kelanjutan pembangunan ruas Logede–Sumber nantinya bisa berjalan lancar, tepat waktu, dan kualitasnya tetap terjaga,” harap Harno.
Salah satu warga Desa Pondokrejo, Kecamatan Bulu, Saswati mengaku sangat terbantu dengan perbaikan ini. Sebagai pengguna harian jalan tersebut, ia merasakan perbedaan signifikan dibanding kondisi sebelumnya yang rusak.
“Sebagai masyarakat yang menikmati jalan itu sangat berterima kasih sekali. Itu jalan saya tiap hari, malam-malam ya lewat situ,” pungkasnya. (hms/fat)










