Inspirasi Motif dari Empat Dukuh
Keunikan Tenun Troso tak lepas dari ragam motifnya yang terus berkembang. Jamal menjelaskan, motif tenun ini banyak terinspirasi dari karakter wilayah empat dukuh di Desa Troso, yakni Kedawung, Ampel, Belik, dan Sicengkir.
Inspirasi alam dan lingkungan sekitar diterjemahkan menjadi motif yang estetik, antara lain:
- Motif Bambu
- Motif Sawah
- Motif Masjid Tua
- Motif Aliran Sungai dan Teratai
- Motif Batu Alam
“Motif asli desa itu memang tidak ada peninggalan khusus, awalnya polos. Tapi tim kemudian mempelajari wilayah desa untuk menciptakan identitas visual yang khas,” terangnya.
Dilindungi Indikasi Geografis (IG)
Untuk melindungi keaslian produk dari klaim pihak lain, Tenun Troso kini telah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG). Dengan status ini, jenama ‘Tenun Troso Jepara’ tidak boleh digunakan sembarangan.
Produk yang membawa nama ini harus memenuhi standar ketat mulai dari motif, proses produksi, hingga kualitas akhir. Pemerintah desa bersama MPIG berharap, perlindungan hukum ini mampu menjaga reputasi Tenun Troso di kancah industri tekstil global, mengingat produk ini juga telah merambah pasar ekspor untuk kebutuhan fesyen dan interior. (oka/gih/rds)










