KUDUS, Joglo Jateng – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Jambu Bol, Rabu (11/3/2026). Rampungnya proyek strategis ini dipastikan membawa dampak langsung bagi kelancaran mobilitas ekonomi warga berkat akses infrastruktur yang kini jauh lebih memadai.
TMMD yang difokuskan di Desa Ngembal Kulon tersebut telah berlangsung efektif sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Fokus utama pembangunan infrastruktur desa kali ini menyasar fasilitas fisik yang menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Salah satu wujud nyata dari program tersebut adalah tuntasnya betonisasi jalan sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter. Kehadiran akses penghubung baru ini diharapkan mempermudah distribusi hasil bumi dan mendongkrak perputaran ekonomi lokal.
Pesan Perawatan Fasilitas dan Sinergi Lintas Sektor
Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, Bupati Sam’ani memberikan apresiasi atas kolaborasi apik antara prajurit TNI, jajaran pemerintah daerah, dan warga desa setempat.
“Program TMMD ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di desa. Kami berpesan agar hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta dirawat bersama agar manfaatannya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Bupati.
Selain berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, program terpadu ini juga menyentuh aspek penguatan kapasitas sumber daya manusia. Masyarakat Ngembal Kulon menerima sejumlah penyuluhan nonfisik, termasuk edukasi tanggap bencana, pemberdayaan warga, serta wawasan kebangsaan.
Kemanunggalan TNI dan Upaya Pemerataan Kesejahteraan
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie yang bertindak sebagai inspektur upacara menegaskan, pembangunan yang ditarik dari wilayah pelosok adalah kunci pemerataan kesejahteraan.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus, jajaran Forkopimda, TNI, Polri, mahasiswa, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan TMMD hingga berjalan lancar, sehingga mampu mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap Letkol Arh Yuusufa.
Pemerintah Kabupaten Kudus optimistis sinergi lintas sektor ini akan terus terjalin dengan solid. Hal tersebut diyakini menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan ke depannya. (hms/rds)










