KUDUS, Joglo Jateng – Semangat nasionalisme dan antusiasme generasi muda kembali terlihat dalam pelaksanaan seleksi calon peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kudus. Ratusan pelajar mengikuti tahapan penting berupa tes Pancasila dan wawasan kebangsaan, Senin (30/3/2026).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kudus, Andrias Wahyu Adi Setiawan mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti tahap ini merupakan hasil seleksi administrasi yang cukup ketat. Total terdapat 408 peserta ikut mendaftar.
“Yang tidak lolos seleksi administrasi sebanyak 89 orang, 24 orang tidak melengkapi berkas. Jadi, yang berhak mengikuti tahapan tes selanjutnya hari ini berjumlah 295 peserta,” jelasnya.
Ia menambahkan, mayoritas peserta yang gugur pada tahap awal disebabkan oleh ketidaksesuaian persyaratan administratif. Seperti tinggi badan, usia, atau dokumen yang tidak lengkap.
Pelaksanaan tes dibagi menjadi lima sesi guna menjaga kualitas dan ketertiban. Dalam satu sesi, sebanyak 59 peserta mengikuti ujian dengan durasi satu jam.
“Memang kita bagi menjadi lima sesi, masing-masing 59 orang per jam. Peserta lainnya menunggu sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
Sistem penilaian pada tahap ini dilakukan secara real-time melalui aplikasi yang terhubung langsung dengan server pusat di Jakarta. Hal ini membuat proses seleksi lebih transparan dan cepat.
“Begitu peserta selesai mengerjakan, nilainya langsung bisa diketahui. Server pusat dari BPIP Jakarta memantau secara langsung,” ungkapnya.
“Untuk dapat melaju ke tahap berikutnya, peserta harus mencapai nilai minimal tertentu. Standar kelulusan di tahap ini nilai minimal 70. Kalau nilainya di bawah itu otomatis tidak bisa lanjut,” tegasnya.










