SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang membagikan kado istimewa bagi warganya dalam peringatan HUT ke-479 Kota Semarang yang digelar di Halaman Balai Kota, Selasa (14/4/2026). Perayaan tahun ini secara khusus difokuskan pada pemenuhan layanan publik esensial guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya yang didominasi acara seremonial, kali ini masyarakat disuguhkan ragam program substantif.
Warga dapat menikmati berbagai fasilitas krusial tanpa biaya, mulai dari layanan kesehatan gratis hingga pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa serangkaian kebijakan tersebut merupakan wujud kepedulian nyata dan langkah konkret pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi warga.
“Di ulang tahun yang ke-479 ini, pemerintah kota memberi kado kepada masyarakat, seperti PBB gratis dan beberapa layanan yang biasanya berbayar kini dibuat gratis,” ungkap Agustina.
Rincian Kuota dan Jadwal Deteksi Penyakit
Di sektor medis, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menjadi garda terdepan dengan menyediakan sejumlah fasilitas pengecekan klinis.
Kepala Dinkes Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, merinci inisiatif preventif tersebut mencakup scaling gigi, skrining kanker leher rahim (metode HPV DNA), hingga deteksi TBC.
“Kami menggelar program kesehatan dalam rangka HUT Kota Semarang dengan layanan utama berupa scaling gigi gratis yang dilaksanakan 13-18 April dan akan dilanjutkan pada awal Mei selama satu minggu,” ujar Hakam.
Fasilitas pembersihan karang gigi tersebut melibatkan kolaborasi 40 puskesmas dan dua RSUD, dengan kuota harian sekitar lima pasien per faskes.
Sementara itu, untuk program skrining HPV DNA, Pemkot Semarang telah menyiapkan kuota khusus bagi 10 ribu peserta. Sasaran utamanya adalah perempuan yang sudah pernah berhubungan intim, termasuk kader PKK dan Dharma Wanita, sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.
“Jika hasil skrining positif, pasien akan ditindaklanjuti ke rumah sakit, namun belum tentu mengindikasikan kanker,” imbuhnya.
Fasilitas Rontgen Portable di Puskesmas
Tidak berhenti di situ, masyarakat yang mengalami gejala penurunan berat badan drastis tanpa sebab diimbau memanfaatkan fasilitas rontgen dada atau X-ray portable.
Layanan untuk mendeteksi penyakit TBC ini disiagakan khusus di enam titik, yakni Puskesmas Ngaliyan, Gunungpati, Bandarharjo, hingga Kedungmundu.
Selain fokus pada kesehatan manusia, peringatan hari jadi ini juga menyentuh aspek pelestarian ekosistem lewat gerakan penukaran botol plastik dengan pohon. Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan ini mampu membawa Kota Lumpia menjadi daerah yang lebih makmur, sehat, dan bahagia. (hfh/gih/rds)










